Kades Korupsi Dana Desa, Warga Randumuktiwareng Geruduk Balai Desa

JATENG.AKURAT.CO, Puluhan warga Desa Randumuktiwareng, Kecamatan Bojong, melakukan aksi unjuk rasa di kantor balai desa, pada Selasa (2/12).
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan penyelewengan dana desa, yang nilainya mencapai Rp230 juta.
Aksi ini mencuat setelah warga menilai pengelolaan anggaran dana desa tidak transparan, dan menimbulkan banyak kejanggalan sejak beberapa tahun terakhir.
Koordinator aksi, Bahrudin mengatakan, bahwa warga telah melaporkan dugaan penyelewengan tersebut ke kejaksaan.
Setelah laporan masuk, warga kemudian mendapat informasi adanya temuan awal dari hasil penelusuran kejaksaan.
"Kami curiga dengan pengelolaan dana desa. Setelah melapor kejaksaan, mereka tau adanya temuan atau kejanggalan," katanya seperti yang dilansir dari akun @pekalonganinfo.
Selain itu, warga juga memprotes proses pengangkatan Kepala Dusun 5 yang dinilai tidak sesuai mekanisme.
Warga menegaskan, bahwa pengangkatan tersebut dilakukan tanpa melibatkan Badan Permusyawaratan Desa maupun masyarakat setempat.
"Kami menuntut agar proses pengangkatan perangkat desa sesuai aturan dan melibatkan BPD serta warga," jelasnya.
Dikarenakan kepala desa tidak hadir di lokasi, Camat Bojong, H. Farid turun langsung untuk melakukan dialog dengan para pengunjuk rasa.
Farid menjelaskan, bahwa resume laporan hasil pemeriksaan dari Inspektorat telah diterima kepala desa pada (13/11).
Ia juga menyampaikan, bahwa Inspektorat telah menindaklanjuti tuntutan warga, termasuk kewajiban pengembalian Surat Tanda Setoran sekitar Rp1.556.731,18 yang harus diselesaikan dalam 60 hari kalender.
"Sementara temuan lain berupa administratif," jelasnya di depan warga.
Menurut warga, dugaan penyelewengan dana desa bukan pertama kali terjadi.
Pada tahun 2002 laporan serupa juga pernah masuk dan menghasilkan temuan penyimpangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









