Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025, FKDK Kudus Siapkan Dua Acara Akbar, Ini Jadwalnya

JATENG.AKURAT.CO, Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025, Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) menggelar berbagai rangkaian kegiatan.
Seperti pada tahun sebelumnya, FKDK berkolaborasi dengan seluruh SLB se-Kabupaten Kudus dan Komunitas Difabel untuk menghadirkan perayaan yang edukatif dan mengkampanyekan kesetaraan bagi penyandang disabilitas.
Ketua FKDK, Rismawan Yulianto mengatakan, pada tahun ini terdapat dua agenda utama yang akan diselenggarakan.
Kegiatan pertama adalah Difabel Festival 2025, yang dijadwalkan akan berlangsung pada 30 November 2025 di Kompleks Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.
Ajang ini akan diikuti sekitar 500 anak berkebutuhan khusus dari sejumlah SLB dan yayasan, antara lain SLBN Purwosari, SLBN Cendono, SLBN Kaliwungu, SLB Sunan Muria, Yayasan Darul Fathonah, Yayasan Cinta Harapan Indonesia, Yayasan Lentera Hati, PSDN Pendowo, serta para difabel dari berbagai wilayah di Kabupaten Kudus.
Festival yang dimulai pukul 06.00 WIB itu akan diisi dengan berbagai agenda seperti jalan sehat bertema kampanye kesetaraan, ramah tamah, serta penampilan pentas seni anak-anak berkebutuhan khusus.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi para peserta untuk belajar berinteraksi sosial dan menunjukkan bakat serta keterampilan mereka kepada masyarakat.
Agenda kedua adalah puncak perayaan Hari Disabilitas Internasional 2025, yang akan digelar pada 7 Desember 2025 di Aula Gedung DPRD Kabupaten Kudus.
Acara ini menargetkan kehadiran sekitar 500 difabel Kudus, serta turut mengundang peserta dari wilayah eks-Karesidenan Pati.
Mengusung tema “Dengan Hari Disabilitas Internasional, Menuju Difabel Kudus yang Berdaya, Berkarya, Setara”, acara ini difokuskan untuk meningkatkan kesadaran pemangku kebijakan mengenai pentingnya pemenuhan dan perlindungan hak-hak penyandang disabilitas.
Rismawan Yulianto menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi bagian dari gerakan bersama untuk memperjuangkan kesetaraan bagi difabel di Kabupaten Kudus.
"Kegiatan ini akan terus kami lakukan sebagai upaya edukasi dan kampanye kesetaraan untuk teman-teman difabel di Kudus. Harapan besar kami adalah terwujudnya Kudus yang inklusif dan ramah disabilitas,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 2Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 3Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 4Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 5Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 6Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 7Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 8Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta
- 9Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 10Bukan Batal! Fabrizio Romano: Barcola ke Liverpool Masih Hidup dan Kian Menggembirakan







