Libur Nataru, Polres Kudus Siapkan Personel Khusus Suplai Bensin Darurat

JATENG.AKURAT.CO, Selama libur Natal dan Tahun Baru 2025-2026, Polres Kudus, Jawa Tengah menyiagakan ratusan personelnya untuk tugas khusus.
Tugas tersebut yakni menyuplai bensin darurat untuk melayani masyarakat, yang kehabisan bensin selama perjalanan.
Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, ratusan personel akan menggunakan kendaraan sepeda motor.
Setiap kendaraan nantinya dibekali dengan selang penyedot bensin yang dapat digunakan selama bertugas.
Petugas Satsabhara ini akan membantu memberikan bensin bagi pengendara yang kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan.
Layanan ini diberikan agar lalu lintas di Kudus selama libur Natal dan Tahun Baru tetap lancar.
”Ketika ada pengendara di jalan yang kehabisan bensin bisa dibantu oleh anggota kami. Nanti disedotkan dari kendaraan personel menggunakan selang dan dipindahkan ke motor pengendara yang macet karena kehabisan bensin,” katanya, pada Jumat (19/12).
Ia mengungkapkan, tujuan diberlakukan ini untuk memastikan pengendara dapat terus melaju usai kehabisan bensin.
Selain itu, hal ini juga mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas di jalan mengingatkan potensi kenaikan arus lalulintas selama libur Nataru.
Petugas nantinya akan memberi pertolongan bila menemui pengendara yang kehabisan bensin dalam patroli.
Masyarakat juga bisa melapor melalui layanan 110 atau Lapor Pak Kapolres Kudus di nomor 081353451110 bila membutuhkan bantuan darurat.
Ia berharap, inovasi ini dapat membantu masyarakat yang kendaraannya mogok selama perjalanan.
Pihaknya juga ingin memastikan penggunaan jalan tetap nyaman dan tidak khawatir selama berkendara.
”Semoga dapat bermanfaat dan membantu masyarakat. Kami akan terus mengupayakan yang terbaik demi melayani masyarakat, terutama saat Nataru nanti,” tegasnya.
Selain itu, Kapolres Kudus juga mengingatkan kepada masyarakat yang akan mudik selama libur Nataru agar senantiasa memperhatikan keamanan baik selama perjalanan maupun rumah yang ditinggalkan.
Mengingat rumah yang ditinggalkan itu merupakan lokasi yang rawan menjadi sasaran kejahatan.
Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar memastikan kondisi rumah benar-benar sudah aman sebelum ditinggalkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








