Tiga Bukti Kunci Ditemukan di Mobil Avanza Milik AKBP Basuki, Ini Update Kasus Levi

JATENG.AKURAT.CO, Temuan dari penggeledahan mobil Avanza milik Basuki membuka lapisan baru penyidikan soal penemuan tubuh Levi.
Setidaknya, ada 3 Temuan Kunci yang didapatkan penyidik saat menggeledah mobil Avanza milik Basuki.
Menurut keterangan resmi Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, terdapat tiga temuan yang dinilai signifikan:
1. Pakaian milik AKBP Basuki
Pakaian ini menambah daftar barang milik Basuki yang sebelumnya juga ditemukan di TKP.
2. Struk Parkir RS Telogorejo Bertanggal 16 November 2025
Struk ini dinilai penting karena mengarahkan penyidik pada aktivitas Basuki dan Levi sehari sebelum korban ditemukan meninggal.
“Struk itu sinkron dengan keterangan AKBP B, bahwa yang bersangkutan bersama saudari D datang ke RS Telogorejo untuk pengobatan,” ujar Artanto, Rabu (26/11/2025).
Hingga kini, belum diungkapkan apa jenis pengobatan yang dijalani Levi.
3. Sebuah Tas Perempuan
Identitas pemilik tas masih dalam pengembangan. Polisi belum menyebutkan apakah tas itu milik Levi atau perempuan lain. Keberadaan tas ini menjadi salah satu titik yang berpotensi mengungkap dinamika interaksi terakhir antara Basuki dan korban.
Obat-obatan Masuk Laboratorium Forensik
Baik obat-obatan yang ditemukan di kamar kostel maupun yang ditemukan di mobil telah dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Jateng.
Langkah ini diperlukan untuk memastikan jenis, kandungan, dan kemungkinan keterkaitannya dengan kondisi Levi sebelum meninggal.
“Tentunya harus kami kirim ke laboratorium forensik untuk menentukan jenis obatnya,” jelas Artanto.
Penyidik Minta Keterangan Dokter
Selain barang bukti, penyidik juga memeriksa dokter yang menangani pengobatan Levi di RS Telogorejo.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk menyusun kronologi medis yang dapat memperkuat atau menguji konsistensi keterangan saksi, termasuk AKBP Basuki.
“Penyidik sudah mengambil keterangan dokter untuk menyinkronkan kronologi peristiwa tersebut,” ujar Artanto.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian Levi. Seluruh bukti baik dari lokasi kejadian, kendaraan Basuki, maupun rekam medis di rumah sakit masih dalam proses analisis menyeluruh.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan unsur internal kepolisian. Polda Jateng memastikan bahwa proses penyidikan berjalan objektif.
Sebagai informasi, Levi ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar kostel di Jalan Telaga Bodas Raya, Karangrejo, Gajahmungkur, Kota Semarang, Senin (17/11/2025) pagi.
Temuan ini langsung memicu dinamika penyelidikan, terlebih karena nama seorang perwira kepolisian terseret di dalamnya.
Pada olah TKP lanjutan yang dilakukan pekan lalu, penyidik mengamankan sejumlah barang penting: pakaian AKBP Basuki, pakaian mendiang Levi, obat-obatan, hingga sprei dan selimut kamar tempat Levi ditemukan.
Barang-barang ini kemudian menjadi dasar analisis awal untuk merangkai urutan kejadian sebelum korban meninggal dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








