Siaga! Tiongkok Ancam Filipina, Laut China Selatan di Ambang Peningkatan Tegang!

JATENG.AKURAT.CO, Ketegangan di Laut Cina Selatan kembali memanas. Militer Tiongkok mengumumkan pada Minggu (15/9) bahwa mereka telah melakukan patroli rutin di perairan tersebut dan secara terang-terangan memperingatkan Filipina agar tidak melakukan provokasi.
Peringatan keras ini muncul di tengah ketegangan maritim yang sudah berlangsung lama antara kedua negara.
Baca Juga: Geger! Korut Nyatakan Status Senjata Nuklir Tak Bisa Diganggu Gugat, Sebut AS Kuno dan Provokatif!
Ancaman Tiongkok di Tengah Latihan Militer Gabungan
Juru bicara Komando Teater Selatan militer Tiongkok menegaskan bahwa Filipina harus "segera menghentikan provokasi" dan "menarik kembali kekuatan eksternal" yang mereka libatkan.
"Setiap upaya untuk menimbulkan masalah atau mengganggu situasi tidak akan berhasil," ujarnya.
Ancaman ini bukan tanpa sebab. Baru-baru ini, Filipina, Jepang, dan Amerika Serikat (AS) menggelar latihan maritim gabungan di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Filipina.
Latihan ini, yang berlangsung dari Kamis hingga Sabtu, bertujuan untuk memperkuat kerja sama regional dan mendukung kawasan Indo-Pasifik yang "bebas dan terbuka."
Baca Juga: Ngeri! Korban Tewas Demo di Nepal Bertambah, Pemerintah Janjikan Kompensasi dan Perawatan Gratis!
AS Dukung Penuh Filipina
Dalam pernyataan terpisah, Komando Indo-Pasifik AS menegaskan bahwa mereka, bersama sekutu dan mitranya, menjunjung tinggi hak kebebasan navigasi dan penerbangan di wilayah internasional, serta menghormati hak maritim sesuai hukum internasional.
Dukungan AS untuk Filipina juga disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, pada Jumat (13/9).
Rubio menolak apa yang ia sebut sebagai "rencana destabilisasi" Tiongkok di Laut Cina Selatan.
Klaim Tiongkok yang Tidak Terbantahkan
Tiongkok mengklaim hampir seluruh wilayah Laut Cina Selatan, yang merupakan jalur perdagangan tahunan senilai lebih dari $3 triliun.
Baca Juga: Waspada! Mode Incognito Ternyata Tidak Aman! Ini 5 Fakta Mengejutkan yang Bikin Privasi Terancam
Klaim ini tumpang tindih dengan klaim yang diajukan oleh Filipina, Brunei, Malaysia, dan Vietnam.
Meskipun Tiongkok telah menghadapi berbagai tuntutan hukum dan protes internasional, mereka tetap tidak menunjukkan niat untuk mundur dari klaimnya.
Ketegangan yang terus meningkat ini membuat situasi di Laut Cina Selatan semakin tidak menentu.
Dunia kini memantau dengan cermat, menunggu apakah pertempuran verbal ini akan berubah menjadi konflik yang lebih serius.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 2Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 3Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 4Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 5Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 6Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 7Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 8Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 9Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta
- 10Bukan Batal! Fabrizio Romano: Barcola ke Liverpool Masih Hidup dan Kian Menggembirakan









