Jateng

Hancur Lebur! Serangan Udara Israel Runtuhkan Menara Al Roya di Gaza, 87 Warga Tewas dalam Sehari!

Theo Adi Pratama | 8 September 2025, 12:40 WIB
Hancur Lebur! Serangan Udara Israel Runtuhkan Menara Al Roya di Gaza, 87 Warga Tewas dalam Sehari!

JATENG.AKURAT.CO, Konflik di Timur Tengah kembali memanas! Serangan udara Israel terus berlanjut, dan kali ini, sebuah menara tinggi di Kota Gaza menjadi sasaran.

Pada Minggu, 7 September 2025, militer Israel menghancurkan Menara Al Roya, sebuah gedung berlantai tujuh di Gaza bagian selatan.

Ini adalah serangan ketiga yang menargetkan gedung bertingkat tinggi sejak Israel memperluas operasi militernya di wilayah tersebut.

Tuduhan dan Bantahan yang Membara

Sebelum serangan, juru bicara militer Israel, Avichai Adre, mengklaim telah memerintahkan evakuasi warga sipil sebelum meruntuhkan menara tersebut.

Israel menuduh Menara Al-Roya dan bangunan lain digunakan oleh Hamas untuk kegiatan militer dan intelijen.

Namun, tuduhan ini langsung dibantah keras oleh Hamas.

Mereka menyebut klaim tersebut hanyalah dalih bagi Israel untuk mengebom permukiman warga sipil.

Situasi ini menunjukkan betapa rumitnya konflik yang terjadi, di mana kedua belah pihak saling melemparkan tuduhan.

Korban Jiwa Terus Bertambah

Serangan ini menambah panjang daftar korban jiwa di Jalur Gaza.

Dalam 24 jam terakhir saja, dilaporkan 87 warga Gaza tewas dan 49 lainnya luka-luka, termasuk korban dari serangan Menara Al Roya.

Sejak konflik dimulai pada 7 Oktober 2023, total warga Palestina yang tewas kini telah mencapai 64.453 orang, sementara 162.776 lainnya terluka.

Angka-angka ini menunjukkan betapa parahnya krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung.

Serangan terhadap Menara Al Roya menjadi pengingat tragis akan dampak mengerikan dari konflik bersenjata terhadap masyarakat sipil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.