Pameran Domba di Butuh Jadi Tonggak Awal Kesiapan Jadi Sentra Domba untuk Purworejo

JATENG.AKURAT.CO, Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo menggelar Pameran dan Bazar Domba serta UMKM Kecamatan Butuh di Lapangan Desa Wareng pada Minggu (24/8/2025).
Pameran itu menjadi penanda kesiapan Kecamatan Butuh untuk menjadi sentra domba di Purworejo.
Kegiatan perdana yang digagas Komunitas Domba Butuh (Kombat) ini berhasil menyedot perhatian ratusan peternak dan masyarakat.
Tak kurang dari 140 peserta ikut ambil bagian, menampilkan berbagai genetik domba, sekaligus meramaikan lelang domba dengan harga yang bervariasi—mulai Rp2,5 juta hingga Rp 9 juta.
Ketua Panitia, Wiwit Hasanudin, menegaskan bahwa pameran ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan wadah pembelajaran kolektif para peternak.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi motivasi agar peternak lebih serius mengembangkan kualitas ternak. Melalui pertemuan seperti ini, mereka bisa saling bertukar pengalaman dan pengetahuan,” ujarnya.
Meski baru resmi terbentuk pada 26 Juli 2025, Kombat kini memiliki sekitar 100 anggota aktif. Target besarnya jelas: menjadikan Butuh sebagai pusat pengembangan domba Purworejo.
Potensi Butuh sendiri memang besar. Berdasarkan data internal, ada lebih dari 1.000 peternak domba di wilayah ini.
Karena itu, para pengurus Kombat optimistis Butuh bisa berkembang menjadi sentra domba di Purworejo.
Sejalan dengan tagline yang mereka usung, “Maju bareng, sukses bareng”, para peternak berharap dapat tumbuh bersama dan saling menguatkan.
Apresiasi datang dari Forkopimcam Butuh, Pemerintah Desa Wareng, serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo.
Teguh Triasmanto, Kasi Pembangunan Kecamatan Butuh, menyebut kegiatan ini bisa menjadi pintu masuk peningkatan kualitas ternak.
“Pameran ini sangat penting untuk membuka wawasan masyarakat. Kami berharap bisa dilaksanakan rutin, sehingga kualitas domba terus meningkat melalui pembibitan dan perkawinan silang,” katanya.
Tak hanya soal domba, kegiatan ini juga menghadirkan UMKM lokal sebagai bagian penting dari ekosistem ekonomi masyarakat.
Bazar produk usaha kecil menjadi pelengkap pameran, menegaskan bahwa pengembangan domba di Butuh harus berjalan seiring dengan tumbuhnya ekonomi warga.
Dengan langkah awal ini, masyarakat menaruh harapan besar agar Butuh segera dikenal luas sebagai sentra domba Purworejo, sekaligus menumbuhkan semangat baru bahwa beternak domba bisa menjadi sumber penghasilan menjanjikan, bukan sekadar usaha sampingan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional








