Jateng

Audiensi FMKI Karanganyar ke Komisi D DPRD: Serukan Perda Toleransi dan Pencegahan Ujaran Kebencian, Anak Muda, dan Keadilan Sosial!

Theo Adi Pratama | 10 Mei 2025, 00:38 WIB
Audiensi FMKI Karanganyar ke Komisi D DPRD: Serukan Perda Toleransi dan Pencegahan Ujaran Kebencian, Anak Muda, dan Keadilan Sosial!

JATENG.AKURAT.CO, Karanganyar dibuat bergemuruh! Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) Kabupaten Karanganyar baru saja melakukan audiensi penting dengan Komisi D DPRD setempat pada hari Jumat, 9 Mei 2025.

Audiensi ini dihadiri oleh sejumlah anggota penting DPRD Karanganyar, termasuk Ketua Komisi D, Ali Akbar (PKS), Sri Harjono (PDIP), H.Suparmi (Golkar), dan Suwarni (Golkar).

Tim audiensi FMKI Karanganyar juga hadir lengkap, bersama perwakilan Pemuda Katolik, WKRI, serta berbagai paroki di Karanganyar.

Bukan sekadar silaturahmi biasa, FMKI menyampaikan sejumlah usulan strategis yang cukup "menohok" demi mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih toleran dan adil di Bumi Intanpari.

Kira-kira, usulan "panas" apa saja ya yang dilontarkan? Yuk, kita bedah lebih dalam!

Perda Toleransi dan Anti Ujaran Kebencian: Mendesak!

Ketua FMKI Karanganyar, Silvyana Trianggraeny, dengan tegas menyampaikan urgensi perlunya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pendidikan Toleransi dan Pencegahan Ujaran Kebencian Berbasis Agama.

Meskipun sudah ada berbagai upaya baik dari pemerintah daerah seperti FKUB dan pembinaan oleh Kesbangpol, FMKI menilai regulasi yang lebih mengikat dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, masih sangat dibutuhkan.

"Kerukunan umat beragama adalah tanggung jawab bersama — tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan media. Sudah saatnya kita memiliki Perda yang menjamin pendidikan toleransi masuk ke ruang kelas dan ruang publik," ujar Silvyana.

Dukungan Pemuda Katolik & Pengawasan Infrastruktur Wisata Religi!

Nggak cuma soal toleransi, FMKI juga menyoroti pentingnya peran DPRD dalam mendukung organisasi kepemudaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

Selain itu, mereka juga menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap pembangunan infrastruktur, terutama di kawasan wisata yang memiliki tempat ibadah seperti Gua Maria Sendang Pawitra di Tawangmangu.

Keselamatan masyarakat dan kenyamanan beribadah menjadi prioritas utama!

Pajak Listrik Rumah Ibadah Gratis & PBB 0% Tepat Sasaran!

Isu lain yang nggak kalah penting adalah soal pembebasan pajak listrik bagi rumah ibadah, sesuai dengan amanat UU No. 1 Tahun 2022.

FMKI juga mendesak perlunya pemetaan dan pengawasan program Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 0% agar benar-benar dinikmati oleh warga yang tidak mampu. Jangan sampai hak mereka terabaikan!

Pertanyaan Kritis dari Generasi Muda Katolik!

Semangat kritis juga ditunjukkan oleh Pemuda Katolik Cabang Karanganyar dan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Palur.

Mereka nggak ragu melontarkan pertanyaan-pertanyaan tajam, termasuk bagaimana pemerintah daerah memastikan program sosial-budaya tetap berlandaskan semangat gotong royong dan keadilan sosial. Suara anak muda memang selalu membakar semangat perubahan!

Harapan FMKI untuk Karanganyar yang Lebih Baik!

FMKI sangat berharap agar DPRD Karanganyar dapat menindaklanjuti semua masukan ini menjadi kebijakan nyata, baik dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maupun regulasi daerah lainnya.

Tujuannya jelas: mewujudkan Kabupaten Karanganyar yang inklusif, damai, dan sejahtera bagi seluruh warganya, tanpa memandang latar belakang agama maupun sosial.

Semoga saja "sentilan" dari FMKI ini bisa menjadi angin segar bagi kebijakan-kebijakan di Karanganyar ke depannya.

Kita tunggu saja gebrakan nyata dari DPRD demi Karanganyar yang lebih toleran dan adil!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.