Prakiraan Cuaca Pelabuhan Jetis Purworejo 18-20 Januari 2025 dari BMKG: Gelombang Tinggi hingga 4 Meter dan Hujan Ringan Selama Akhir Pekan

JATENG.AKURAT.CO, Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap telah merilis prakiraan cuaca pelabuhan untuk wilayah Jetis Purworejo yang berlaku mulai Sabtu, 18 Januari 2025 hingga Senin, 20 Januari 2025.
Berdasarkan data yang diperoleh, kondisi cuaca di kawasan ini perlu diantisipasi, terutama bagi nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar pesisir.
Detail Prakiraan Cuaca 18 Januari 2025
Pada Sabtu, 18 Januari 2025, cuaca di sekitar pelabuhan didominasi oleh kondisi berawan tebal sepanjang hari. Berikut rincian per jamnya:
07.00 WIB: Suhu udara 25°C dengan kelembapan 92%. Kecepatan angin mencapai 7 knot (6–12 km/jam) dari arah Timur Laut. Tinggi gelombang berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.
10.00 WIB hingga 16.00 WIB: Kecepatan angin meningkat hingga 22 knot (sekitar 40 km/jam), dan tinggi gelombang tetap stabil di kisaran 1,25–2,5 meter.
19.00 WIB hingga malam hari: Angin mulai mereda dengan kecepatan rata-rata 7–11 knot, sementara kondisi gelombang masih stabil.
Catatan penting: Meski tidak ada potensi hujan lebat, angin kencang di beberapa jam tertentu dapat memengaruhi aktivitas kapal kecil. Tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.
Kondisi Laut pada 19 Januari 2025
Pada Minggu, kondisi laut menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan:
Suhu permukaan laut mencapai 30°C, dan arah arus laut mengalir ke Timur (E) dengan kecepatan 0,03–0,15 m/s.
Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2,5–4 meter, dengan angin berkecepatan hingga 19 knot (sekitar 35 km/jam).
Kondisi hujan ringan juga diperkirakan terjadi, dengan suhu udara berkisar antara 26–28°C dan kelembapan mencapai 88%.
Peringatan: Ketinggian gelombang ini cukup berbahaya, terutama bagi kapal kecil. Disarankan untuk menunda aktivitas pelayaran atau mempersiapkan langkah-langkah antisipasi.
Kondisi Laut pada 20 Januari 2025
Pada Senin, prakiraan cuaca masih menunjukkan hujan ringan dengan kelembapan udara mencapai 90%.
Kondisi gelombang tetap tinggi, berkisar antara 2,5–4 meter, dan angin bergerak dengan kecepatan 13 knot dari arah Selatan (S).
Apa Arti Prakiraan Ini untuk Anda?
Kondisi cuaca seperti ini mengindikasikan bahwa aktivitas di sekitar Pelabuhan Jetis Purworejo, baik itu untuk para nelayan, wisatawan, maupun kegiatan pengangkutan barang, harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
Berikut beberapa langkah yang bisa diambil:
- Untuk Nelayan: Perhatikan prakiraan tinggi gelombang sebelum melaut. Jika memungkinkan, tunda perjalanan hingga cuaca lebih aman.
- Untuk Wisatawan Pantai: Hindari berenang di area dengan ombak tinggi dan selalu ikuti arahan dari pihak berwenang.
- Untuk Operator Kapal: Pastikan kapal dalam kondisi prima, dan periksa laporan cuaca terbaru sebelum berlayar.
Prakiraan cuaca ini menjadi pengingat penting akan dinamika alam yang perlu diantisipasi dengan bijak.
Informasi dari BMKG ini adalah panduan berharga bagi semua pihak yang bergantung pada laut untuk menjalani aktivitas mereka dengan aman.
Tetap pantau informasi terkini dari BMKG dan ikuti langkah-langkah keselamatan yang telah disarankan. Keselamatan Anda adalah prioritas utama!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional








