Ratusan Santri Ponpes Futuhiyyah Mranggen Mendapatkan Pelatihan Pengelolaan Sampah

Akurat.co – Tingginya produktifitas sampah di lingkungan pondok pesantren membuat Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Lingkungan Hidup memprogramkan pelatihan pengelolaan sampah berbasis komunitas di lingkungan pondok pesantren, salah satunya berlangsung di Ponpes Futuhiyyah, Mranggen, beberapa waktu lalu.
Selain produktifitas yang tinggi, dan volume sampah yang terus bertambah, kecilnya kapasitas tempat pembuangan sampah di lingkungan pesantren membuat permasalahan baru di lingkungan pondok pesantren itu sendiri.
Kegiatan yang diikuti ratusan santri dari sejumlah pesantren ini mendapatkan pelatihan berupa proses pemilahan jenis sampah, daur ulang, hingga pengolahan dan pemanfaatannya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Muhammad Ridhodhin menyampaikan, program pelatihan pengelolaan sampah yang menyasar komunitas pesantren menjadi solusi bagi pesantren dalam mengatasi produktivitas sampah
Kegiatan tersebut digelar secara maratan di 14 Kecamatan yang melibatkan seluruh pesantren di wilayah masing-masing kecamatan. Sebelumnya kegiatan ini juga dilangsungkan di Ponpes Manba’ul Ulum, kecamatan Wedung.
“Tindaklanjutnya adalah adanya bank sampah di tiap-tiap pesantren,” imbuhnya.
Pengelolaan Sampah bagi pesantren, menurut Pengasuh Ponpes Futuhiyyah, Gus Helmi Wafa, merupakan bagian dari menjaga kebersihan sebagaimana diajarkan dalam islam.
“Dengan sampah yang terkelola secara baik, maka lingkungan pesantren akan terjaga kebersihannya dan dapat menjadi teladan bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.
Dalam kegiatan ini peserta mendapatkan pelatihan agar sampah dapat diolah menjadi kompos. Selain itu dapat juga menjadi budidaya maggot atau belitung yang menjadi sumber protein sangat baik untuk pakan unggas dan ikan.
Adapun sampah anorganik dipilah berdasarkan jenisnya dan dapat dijual kepada pengepul atau diolah sendiri menjadi aneka kerajinan. ADVDEMAK
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










