Jateng

Jateng Vibes! Waspada Banjir Pesisir di Pantai Utara Jawa Tengah Akibat Pasang Laut Tinggi pada 12 November 2024

Theo Adi Pratama | 11 November 2024, 16:14 WIB
Jateng Vibes! Waspada Banjir Pesisir di Pantai Utara Jawa Tengah Akibat Pasang Laut Tinggi pada 12 November 2024

JATENG.AKURAT.CO, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas mengeluarkan peringatan dini terkait fenomena banjir pesisir (ROB) yang berpotensi terjadi di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah.

Fenomena ini diprediksi terjadi pada 12 November 2024, mulai pukul 02.00 hingga 05.00 WIB.

Penyebab Banjir Pesisir (ROB)

Peningkatan aktivitas pasang air laut yang signifikan diperkirakan akan mempengaruhi dinamika pesisir di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah, mengakibatkan banjir pesisir atau yang dikenal dengan istilah ROB.

Fenomena ini biasa terjadi ketika permukaan air laut naik lebih tinggi dari biasanya, terutama pada waktu-waktu pasang maksimum.

Wilayah Terdampak

Banjir pesisir diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah di pesisir utara Jawa Tengah.

Wilayah-wilayah yang rentan terhadap fenomena ini meliputi kawasan pantai yang dekat dengan area pelabuhan dan pemukiman pesisir di sepanjang Pantai Utara Jawa Tengah.

Dampak dan Imbauan

BMKG mengimbau masyarakat pesisir, terutama yang tinggal di sekitar pelabuhan, untuk tetap waspada dan siaga menghadapi potensi banjir pesisir ini.

Beberapa dampak yang dapat terjadi antara lain:

Terganggunya transportasi dan aktivitas di pelabuhan.

Gangguan pada kegiatan petani garam dan perikanan darat yang mengandalkan kondisi cuaca stabil.

Potensi gangguan kegiatan bongkar muat di area pelabuhan.

Masyarakat juga diingatkan untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca maritim yang dikeluarkan BMKG, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang untuk meminimalkan dampak dari banjir pesisir.

Langkah Antisipasi

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat yang berada di wilayah terdampak disarankan untuk:

Mengamankan barang-barang yang mudah terbawa air di sekitar pesisir.

Menjaga keselamatan diri, terutama bagi mereka yang beraktivitas di area pantai dan pelabuhan pada waktu banjir.

Meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan kerusakan infrastruktur akibat banjir ROB.

Peringatan dini ini diharapkan bisa membantu masyarakat pesisir dan pihak terkait dalam mempersiapkan diri serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.

BMKG akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan pembaruan informasi sesuai dengan kondisi terbaru.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.