Pemkab Batang Wajibkan Transaksi Nontunai di 239 Desa untuk Cegah Korupsi

AKURAT.CO, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang menerapkan kebijakan transaksi nontunai di seluruh desa yang ada untuk meningkatkan transparansi dan mencegah korupsi. Kebijakan ini diumumkan oleh Penjabat Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, dan akan diberlakukan di 239 desa yang tersebar di 15 kecamatan.
Menurut Lani Dwi Rejeki, sistem transaksi nontunai ini diharapkan dapat mengurangi berbagai risiko yang terkait dengan pembayaran secara tunai, seperti korupsi dan kehilangan uang.
“Tujuannya adalah untuk membuat proses pembayaran di desa menjadi lebih transparan dan mudah untuk dipertanggungjawabkan,” ujar Lani.
Baca Juga: PT KAI Kecam Praktik Pembuangan Sampah ke Kereta dan Ingatkan Hukuman Berat bagi Pelanggar
Sistem keuangan desa nontunai, yang meliputi aplikasi Siskeudes daring, siskeudeslink, dan CMS (Cash Management Service) telah diuji coba pada November hingga Desember 2023. Hasil uji coba menunjukkan bahwa 90% dari semua transaksi telah berhasil dilakukan secara nontunai.
Rusmanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Batang, menyatakan bahwa sistem ini sudah resmi diberlakukan sejak Senin (5/8).
“Kami berharap dengan sistem ini, pengelolaan keuangan desa dapat lebih akuntabel dan minim gangguan dari praktik-praktik koruptif,” tambahnya.
Kebijakan ini disambut positif oleh masyarakat dan pemangku kepentingan di Batang, yang menganggap ini sebagai langkah maju dalam mengelola keuangan desa yang efektif dan transparan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat







