Dugaan Piagam Palsu untuk PPDB SMA di Kota Semarang, Anang Katakan Semua PIhak Tertipu

Akurat.co – Anggota DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo menyoroti kasus manipulasi piagam penghargaan kejuaraan drumband internasional di Malaysia yang digunakan dalam PPDB SMA di Kota Semarang.
Manipulasi piagam palsu tersebut dilakukan oleh oknum pelatih drumband di salah satu SMP Kota Semarang yang mebuat lulusan SMP tersebut terkendala dalam PPDB SMA.
“Iya jadi apapun itu kan ada oknum pelatih yang tidak jujur, mestinya di kejuaraan drumband virtual terbuka di Malaysia itu pelatihnya jujur kalau mereka juara tiga (Bronze),” ujar Anang pada Rabu (3/7/2024).
Baca Juga: Moon Chang-Jin, Gelandang Asal Korea Selatan, Resmi Bergabung dengan PSS Sleman
Anang mengatakan jangan pernah memanipulasi status prestasi, karena saat ini bisa dengan mudah dilacak melalui perangkat online.
“Dan karena kejuaraannya virtual kan bisa ditracking di website panita penyelenggara. Jadi jangan sekali-kali memanipulasi piagam juara,” jelasnya.
Akhirnya, Anang menyayangkan, karena ulah oknum pelatih satu orang ini akhirnya banyak pihak tertipu.
Baca Juga: Moon Chang-Jin, Gelandang Asal Korea Selatan, Resmi Bergabung dengan PSS Sleman
“Kepala sekolahnya tertipu, sekolah tujuannya tertipu, Pengurus Provinsi (Pengprov Drumband) Jawa Tengah tertipu, bahkan orang tua siswa juga tertipu. Jadi semuanya adalah korban dari oknum ini,” jelasnya.
“Bahkan infonya ada pemalsuan legaliser dari pihak-pihak tertentu, malahan pihak Dinas Pemuda Olahraga dan pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah ikut tertipu. Akhirnya ferivikasi PPDB yang sudah ditutup ini jadi bias karena ulah satu orang itu,” tambahnya.
Anang menyarankan agar anak-anak yang menjadi korban tetap mendapatkan hak-haknya maka status piagam itu dikembalikan kepada aslinya. Kemudian diseleksi sebagaimana wajarnya.
Anang memprediksi mungkin dari oknum pelatih yang memalsukan kan tergiur dengan poin tingginya.
Anang menyarankan agar oknum pelatih tersebut diberi sanksi oleh pihak-pihak berwenang.
“Sekarang kan sedang diselidiki oleh pihak Inspektorat Jawa Tengah,” tandasnya.
Nanti setelah selesai investigasi Anang meminta agar pihak –pihak terkait memulihkan psikilogi anak-anak yang menjadi korban.
“Karena pembullyan (akibat piagam palsu tersebut) yang diterima para korban ini sudah sangat berlebihan. Jadi kita melindungi jangan sampai mereka jadi korban ambisi dari pihak-pihak tertentu,” jelasnya.
“Nanti kalau hasil investigasinya sudah terang kita akan ambil langkah-langkah,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 2Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 3Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 4Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 5Apakah Besok Senin 24 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama Maulud Nabi? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 6Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 7Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 8Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 9Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 10Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta









