Masalah Serius, Pemotongan Gaji Atas Nama Zakat dan Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Jadi Sorotan PCNU Kendal

JATENG.AKURAT.CO, Polemik pemotongan gaji atas nama zakat menjadi pembahasan dalam Bahtsul Masail PCNU Kendal.
Selain itu, dibahas pula mengenai problematika kelangkaan gas LPG 3 kilogram bersubsidi.
Pasalnya, dua problem tersebut saat ini menjadi Masalah serius warga Kendal. Karena pemotongan gaji akan berdampak pada daya beli masyarakat, terutama dalam mendapatkan gas LPG 3 Kg yang harganya melambung akibat kelangkaan.
Ketua LBM NU Kendal Gus Shofi berpesan bahwa musyawarah bahtsul masail ini perlu dilestarikan untuk merespon masalah-masalah serius yang terjadi di masyarakat.
Lingkungan pondok pesantren, menurut Gus Shofi, menjadi tempat yang tepat untuk menhambil keputusan sekaligus menghadirkan solusi, terutama masalah di Kabupaten Kendal dan di masing-masing daerah di Kabupaten Kendal.
"Salah satu tujuan LBM NU pada periode ini adalah melestarikan tradisi para kiai sepuh dan pondok pesantren yaitu bahtsul masail membahas permasalahan fiqh dalam kesehariannya di masyarakat. Dari tingkatan pusat dan ranting saya harap tradisi bahtsul masail ini tetap dijaga dan dilestarikan", ucap Gus Shofi, Sabtu (15/6/2024).
Senada dengan Gus Shofi, wakil ketua tanfidziyah PCNU Kendal Khusnul Huda menuturkan hukum Islam harus bisa luwes dan bisa menyesuaikan dengan kondisi zaman serta berkontribusi menyelesaikan masalag kebutuhan dasar masyarakat.
"LBM ini adalah lembaga yang memiliki kapasitas dalam menentukan hukum Islam. Kondisi zaman selalu berubah, maka dari itu hukum Islam harus bisa luwes dan sesuai dengan koridor kaidah fiqh. Tak hanya itu, permasalahan di masyarakat ini perlu dijawab oleh LBM NU", ucap Pak Huda.
memperingati haul ke-3 KH. Achmad Rosyidi Musthofa di Pondok Pesantren Al Musthofa Desa Pandes, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal pada hari Rabu, 12/06/24.
Kegiatan-kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dikalangan Nahdlatul Ulama. Diantaranya adalah Mustasyar NU Kendal KH. Izzudin Abdussalam, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kendal Khusnul Huda, S.HI, M.Si, Ketua Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) M. Shofiyullah Zuhri, SH, Rois Syuriah MWC NU Cepiring KH. Afdhol dan perwakilan delegasi dari BAZNAS Kendal.
Peserta Bahtsul Masail terdiri dari MWC NU sekabupaten Kendal dan delegasi pondok pesantren yang ada di kabupaten Kendal.
Hasil bahtsul masail ini akan menjadi rekomendasi dan bentuk kontribusi Lembaga NU terhadap pemerintah dalam membuat regulasi dan peraturan sesuai kaidah Hukum Islam.
Baca Juga: Menikmati Keindahan Rasa serta Kuliner Khas di Purwakarta, Jawa Barat! Ini Rekomendasinya
Selain itu, LBM juga berupaya menjawab keresahan dari masyarakat dengan menyuarakan gagasannya dengan pendekatan bahtsul masail dan menjawab persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 2Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 3Apakah Besok Senin 24 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama Maulud Nabi? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 4Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 5Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 6Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 7Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 8Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 9Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 10Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta










