Jateng

Masalah Serius, Pemotongan Gaji Atas Nama Zakat dan Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Jadi Sorotan PCNU Kendal

Theo Adi Pratama | 15 Juni 2024, 11:07 WIB
Masalah Serius, Pemotongan Gaji Atas Nama Zakat dan Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Jadi Sorotan PCNU Kendal

JATENG.AKURAT.CO, Polemik pemotongan gaji atas nama zakat menjadi pembahasan dalam Bahtsul Masail PCNU Kendal.

Selain itu, dibahas pula mengenai problematika kelangkaan gas LPG 3 kilogram bersubsidi.

Pasalnya, dua problem tersebut saat ini menjadi Masalah serius warga Kendal. Karena pemotongan gaji akan berdampak pada daya beli masyarakat, terutama dalam mendapatkan gas LPG 3 Kg yang harganya melambung akibat kelangkaan.

Ketua LBM NU Kendal Gus Shofi berpesan bahwa musyawarah bahtsul masail ini perlu dilestarikan untuk merespon masalah-masalah serius yang terjadi di masyarakat.

Baca Juga: 4 Mitos dan Fakta Seputar Daging Kurban yang Perlu Diketahui serta Tips Menikmati Daging Kurban dengan Sehat

Lingkungan pondok pesantren, menurut Gus Shofi, menjadi  tempat yang tepat untuk menhambil keputusan sekaligus menghadirkan solusi, terutama masalah di Kabupaten Kendal dan di masing-masing daerah di Kabupaten Kendal.

"Salah satu tujuan LBM NU pada periode ini adalah melestarikan tradisi para kiai sepuh dan pondok pesantren yaitu bahtsul masail membahas permasalahan fiqh dalam kesehariannya di masyarakat. Dari tingkatan pusat dan ranting saya harap tradisi bahtsul masail ini tetap dijaga dan dilestarikan", ucap Gus Shofi, Sabtu (15/6/2024).

Senada dengan Gus Shofi, wakil ketua tanfidziyah PCNU Kendal Khusnul Huda menuturkan hukum Islam harus bisa luwes dan bisa menyesuaikan dengan kondisi zaman serta berkontribusi menyelesaikan masalag kebutuhan dasar masyarakat.

"LBM ini adalah lembaga yang memiliki kapasitas dalam menentukan hukum Islam. Kondisi zaman selalu berubah, maka dari itu hukum Islam harus bisa luwes dan sesuai dengan koridor kaidah fiqh. Tak hanya itu, permasalahan di masyarakat ini perlu dijawab oleh LBM NU", ucap Pak Huda.

Baca Juga: Cara Menyimpan Daging Kurban yang Aman dan Benar di Kulkas: Tips Agar Daging Tetap Segar dan Tahan Lama

memperingati haul ke-3 KH. Achmad Rosyidi Musthofa di Pondok Pesantren Al Musthofa Desa Pandes, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal pada hari Rabu, 12/06/24.

Kegiatan-kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dikalangan Nahdlatul Ulama. Diantaranya adalah Mustasyar NU Kendal KH. Izzudin Abdussalam, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kendal Khusnul Huda, S.HI, M.Si, Ketua Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) M. Shofiyullah Zuhri, SH, Rois Syuriah MWC NU Cepiring KH. Afdhol dan perwakilan delegasi dari BAZNAS Kendal.

Peserta Bahtsul Masail terdiri dari MWC NU sekabupaten Kendal dan delegasi pondok pesantren yang ada di kabupaten Kendal.

Hasil bahtsul masail ini akan menjadi rekomendasi dan bentuk kontribusi Lembaga NU terhadap pemerintah dalam membuat regulasi dan peraturan sesuai kaidah Hukum Islam.

Baca Juga: Menikmati Keindahan Rasa serta Kuliner Khas di Purwakarta, Jawa Barat! Ini Rekomendasinya

Selain itu, LBM juga berupaya menjawab keresahan dari masyarakat dengan menyuarakan gagasannya dengan pendekatan bahtsul masail dan menjawab persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.