DPR Pangkas Tunjangan Anggota, Ternyata Segini Gaji yang Mereka Bawa Pulang Tiap Bulan!

JATENG.AKURAT.CO, Dunia politik kembali menjadi sorotan. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI baru-baru ini mengumumkan keputusan penting setelah mengadakan rapat dengan para pimpinan fraksi partai: pemangkasan tunjangan anggota dewan.
Namun, yang bikin publik penasaran, setelah dipangkas, berapa sebenarnya gaji yang mereka bawa pulang setiap bulan? Ternyata, jumlahnya masih fantastis!
Rincian Gaji dan Tunjangan yang Dibagikan ke Publik
Dalam sebuah konferensi pers, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco, menyampaikan bahwa keputusan ini adalah bagian dari upaya transparansi.
Dokumen yang dibagikan kepada media mengungkapkan rincian gaji pokok dan tunjangan para anggota dewan.
“Adapun sebagai bentuk transparansi apa yang kemudian sudah dilakukan evaluasi dengan total yang akan diterima oleh anggota DPR berupa komponen-komponen tunjangan, serta hal-hal lain, kami akan lampirkan dan nanti akan dibagikan kepada awak media,” kata Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco dalam konferensi pers di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat sore, 5 September 2025.
Setelah dievaluasi, inilah rincian yang terungkap:
Gaji Pokok dan Tunjangan Jabatan (melekat)
1. Gaji Pokok sebesar Rp4.200.000
2. Tunjangan Suami/Istri Pejabat Negara Rp 420.000
3. Tunjangan Anak Pejabat Negara Rp 168.000
4. Tunjangan Jabatan Rp 9.700.000
5. Tunjangan Beras Pejabat Negara Rp 289.680
Total Gaji dan Tunjangan (melekat): Rp 16.777.680
Tunjangan Konstitusional
6. Biaya peningkatan komunikasi intensif dengan masyarakat Rp 20.033.000
7. Tunjangan Kehormatan Anggota DPR RI Rp7.187.000
8. Peningkatan Fungsi Pengawasan dan Anggaran sebagai pelaksanaan Konstitusional Dewan Rp4.830.000 Honorarium kegiatan peningkatan fungsional dewan:
- Fungsi legislasi Rp8.461.000
- Fungsi pengawasan Rp8.461.000
- Fungsi anggaran Rp8.461.000
Total tunjangan konstitusional Rp57.433.000
Total Bruto: Rp74.210.680 Pajak PPh 15% (total tunjangan konstitusional) Rp8.614.950 Take home pay (THP): Rp65.595.730.
Perbedaan Nasib Anggota Aktif dan Nonaktif
Dasco juga menegaskan bahwa anggota dewan yang nonaktif tidak lagi mendapatkan hak-hak keuangan tersebut.
Sementara itu, tunjangan dan fasilitas yang tetap mereka nikmati setelah evaluasi mencakup biaya langganan, listrik, telepon, komunikasi intensif, dan transportasi.
Pemangkasan ini menjadi sorotan publik, mengingat jumlah yang masih diterima anggota dewan.
Langkah ini dianggap sebagai upaya untuk menunjukkan transparansi, meskipun jumlahnya masih jauh di atas rata-rata pendapatan masyarakat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 2Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 3Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 4Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 5Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 6Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 7Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 8Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta
- 9Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 10Bukan Batal! Fabrizio Romano: Barcola ke Liverpool Masih Hidup dan Kian Menggembirakan








