Jateng

Kementerian PUPR: Perbaikan Darurat Tanggul Sungai Wulan Demak Target Selesai dalam Tiga Hari

Theo Adi Pratama | 13 Februari 2024, 09:55 WIB
Kementerian PUPR: Perbaikan Darurat Tanggul Sungai Wulan Demak Target Selesai dalam Tiga Hari

AKURAT.CO, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, tengah giat melakukan perbaikan darurat pada tanggul Sungai Wulan yang jebol akibat hujan lebat yang terjadi pada 3-5 Februari 2024 lalu.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki telah meninjau titik jebolnya tanggul Sungai Wulan pada Senin, 12 Februari 2024, dan menyampaikan bahwa perbaikan tersebut ditargetkan selesai dalam tiga hari ke depan.

Baca Juga: Banjir Karanganyar Timbulkan Kemacetan di Jalur Jepara-Demak, Motor Dialihkan ke Wedung

"Dalam penanganan tanggul jebol ini, sudah diturunkan 4 excavator dan 3 excavator amfibi. Ditargetkan dalam 3 hari ini, tanggul sudah bisa ditutup. Sudah disiapkan juga 12 pompa berkapasitas 5 m3/detik untuk mengurangi genangan. Kami akan tambah pompa lagi supaya luasan dan tinggi genangan di wilayah terdampak berkurang lebih cepat," ujar Menteri Basuki.

Selain perbaikan tanggul Sungai Wulan, Kementerian PUPR juga akan meningkatkan kapasitas Rumah Pompa Drainase Kencing yang masuk ke Sungai Wulan dan melakukan normalisasi Sungai Wulan sepanjang 22 km pada periode 2024-2026, yang akan dimulai pada bulan April tahun ini.

Baca Juga: Banjir Menghambat Pemilu di Demak: Ini Solusi Pemungutan Suara Susulan dari KPU

Selanjutnya, Kementerian PUPR juga telah memprogramkan pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Juana sepanjang 60 km pada tahun 2025-2027, serta rehabilitasi tanggul sepanjang 10 km pada periode yang sama.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah tersebut.

Baca Juga: Puluhan Ribu Personel Polisi Disiagakan Untuk Pengamanan Pemungutan Suara Pemilu, Korban Banjir Akan Dilakukan Susulan

Sebelumnya, Menteri Basuki juga meninjau titik banjir pada ruas jalan Kudus-Purwodadi yang ambrol di Desa Gubug akibat luapan Sungai Tuntang, Grobogan.

Dalam tinjauan tersebut, Menteri Basuki menginstruksikan pembangunan parapet (dinding penghalang) setinggi tanggul di sisi kanan dan kiri sungai sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir di masa mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.