Kasus Pekerja Ilegal Masih Marak, Ganjar Imbau PMI Pahami Hak dan Kewajiban

AKURAT.CO, Bakal calon presiden 2024 Ganjar Pranowo memiliki beberapa catatan terkait kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Di antaranya soal kesadaran PMI terhadap hak dan kewajibannya, terkait dengan kasus PMI ilegal yang masih sering terjadi.
Hal itu disampaikan Ganjar usai memberikan pembekalan kepada 1.500 PMI yang akan diberangkatkan ke Korea Selatan, di eL Hotel, Jakarta Utara, Kamis (9/11/2023). Pada kesempatan itu, Ia menceritakan pengalaman saat menangani kasus PMI ilegal.
"Itu seringkali kita dapatkan ya, kasus ya, masalah dan kita harus urus soal itu," ucap Ganjar usai kegiatan.
Baca Juga: Persiku Kudus Raih Kemenangan Meyakinkan 3-0 Atas Safin Pati FC di Liga 3 Jateng
Salah satunya adalah ketika Ia mendapat laporan PMI ilegal di Kamboja. Mereka saat itu mengaku disekap, namun setelah ditelusuri ternyata mereka bekerja secara ilegal.
Sebab yang terjadi, para PMI ilegal itu "nekat" lantaran mereka tidak mendapat kesempatan lolos seleksi. Sehingga harus diberikan informasi yang lebih masif lagi dan pemerintah harus memberi pelatihan khusus.
"Mereka (diajari) menyiapkan legalitasnya, keterampilannya, dan nanti punya orientasi akan bekerja di mana sehingga mereka betul-betul mengerti hak dan kewajibannya," tegasnya.
Ia juga mengapresiasi BP2MI yang saat ini telah dengan sangat baik memperlakukan para pekerja migran. Ganjar menyebut, BP2MI memberikan pembekalan dengan komprehensif mulai persiapan hingga pemberangkatan.
Baca Juga: Persiapan Borobudur Marathon 2023: Antusiasme Tinggi dari Pelari Lokal dan Internasional
"Demikian juga pada saat dia pulang, kita sambut dengan baik ada fast-tracknya, maka di beberapa bandara ada lounge khusus untuk PMI jadi kita berikan penghormatan kepada mereka. Ini kepedulian menurut saya bagus sekali, mudah-mudahan menginspirasi anak-anak kita yang pengin ke luar negeri," ujarnya.
Catatan lainnya, kata Ganjar, terkait ketersediaan sumber daya manusia sesuai kebutuhan. Hal ini harus dilakukan analisis yang serius agar pemerintah bisa menyiapkan infrastruktur untuk mendukung itu.
"Mesti kita siapkan ke depan dari sisi jumlah, kebutuhannya sehingga secara vokasi mungkin kita menyiapkan sekolahnya dengan baik, mengarahkan anak-anak kita dengan baik, sehingga kelak kemudian seluruh lapangan kerja bisa diisi oleh anak-anak yang hebat itu," tegasnya.
Ganjar pun berpesan kepada para PMI khususnya yang diberangkatkan ke Korea Selatan agar menunjukkan kualitas keterampilan selama bekerja.
"Mereka harus tahu hak-haknya, kerjanya juga mesti menunjukkan bahwa dia punya keterampilan yang bagus, kinerjanya bagus, sehingga kita akan dihormati dan diakui," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'






