Slank Ajak 400 Ribu Simpatisan Ganjar-Mahfud Jingkrak-jingkrak, Sejumlah Aspirasi Ditampung

AKURAT.CO, Empat ratus ribuan massa membawa bendera slank dan beberapa partai politik memadati kawasan Simpang Lima Semarang untuk menyaksikan penampilan band legendaris Indonesa, Slank pada Sabtu (10/2/2024).
Mereka adalah slanker yang datang dari berbagai kota dari berbagai sudut Jawa Tengah. Ada pula yang datang dari Jawa Barat, Jawa Timur, bahkan Papua.
Aksi Slank yang dimulai pukul 15.30 atau seusai wakti Sholat Ashar sontak membuat para penonton jingkrak-jingkrak.
Baca Juga: Godaan Klub Lain Tak Berarti, Alfeandra Dewangga Santosa Kukuh Bersama PSIS Hingga 2027
Namun setelah menyanyikan lagu pertama, datanglah dua sosok populer yang mencalonkan diri menjadi Presiden dan Wakil Presiden. Mereka berdua adalah Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Kedatangan mereka juga diikuti oleh Megawati Soekarno Putri, Puan Maharani, Sudarmono, Taj Yasin Maimoen, Arsyad Rasyid, Said Ali, dan tokoh nasional lain yang terkabung dalam Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Mahfud.
Setelah semua duduk di bangku VVIP, Ganjar dan Mahfud menempatkan diri di tengah panggung untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelahnya, munculah Puan Maharani memberi semangat kepada para simpatisan usai menyanyikan lagu kebangsaan.
Dari atas panggung, Puan sempat menenangkan sekelompok simpatisan yang berselisih di depan panggung.
"Kita tidak hanya dari semarang dan Jawa Tengah. Tapi dari seluruh Indonesia. Dari Papua juga ada. Kita semua optimis milih ganjar mahfud," teriaknya meminta kekompakan simpatisan.
Kemudian Puan menyampaikan rasa terimakasihnya kepada sivitas akademika (Civitas Academicca) dari seluruh kampus yang ada di Indonesia yang menyuarakan demokrasi bermartabat.
"Kami ucapkan civitas akademika seluruh kampus se Indonesia," teriaknya.
"Kami ucapkan terimakasih kepada profesor, guru besar, dosen-dosen, dan mahasiswa yang menyuarakan demokrasi bermartabat dan pemilu tanpa kecurangan," bebernya.
Tampung Aspirasi
Kemudian giliran Ganjar Pranowo yang mengajak perwakilan kelompok disabilitas, perempuan, UMKM, dan lulusan SMK Jawa Tengah yang merupakan inisiatif pemprov selama Ganjar menjabat sebagai gubernur.
"Kami mengundang kelompok disabilitas, kelompok perempuan, dan pelajar yang lulus dari SMK Jateng untuk menyampaikan sejumlah aspirasi," ungkapnya.
Terkait pendidikan dan kesejahteraan yang disuarakan oleh M Farhan alumni SMK Jateng, Ganjar optimis bahwa 17 juta lapangan pekerjaan akan terbuka jika mutu pendidikan meningkat.
"17 juta lapangan kerja bisa kita ciptakan dengan program pendidikan yang terarah. Dari pendidikan kita juga mampu memajukan karakter bangsa," jelasnya.
Baca Juga: Menelusuri Sejarah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya: Keindahan dan Kemegahan Arsitektur Islam
Selain itu, berkaca dari bencana banjir yang melanda Grobogan dan Demak, Ganjar berjanji akan memajukan sistem mitigasi bencana.
"Kami akan membuat sistem mitigasi bencana agar kejadian banjir besar seperti yang terjadj di Demak dan Grobogan tidak terjadi lagi," jelasnya.
Yuktiasih Proborini, ketua komunitas penyandang disabilitas Semarang yang diajak menyuarakan aspirasi disabilitas menyampaikan aspirasi agar masyarakat menghormati dan menghargai penyandang disabilitas.
"Bahwa negara yang menghargai penyandang disabilitas bisa menjadi negara maju," ungkapnya.
Kartel Ekonomi
Di akhir, giliran Mahfud MD bicara, dia mengatakan ekonomi Indonesia saat ini hanya dikuasai kartel yang mempersulit akses ekonomi rakyat kecil.
"Kartel ekonimi makin menggurita, akses ekonomi untuk masyarakat kecil makin sulit," ujarnya.
Mahfud berjanji, semua yang tidak berea di negeri ini akan dia tabrak.
"Semua yang tidak beres itu harua dihentikan mulai sekarang. Kita tabrak," teriaknya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










