Dinas Pertanian Demak Lakukan Monitoring Demplot CSA Genta Organik Komoditas Kacang Hijau

AKURAT.CO DEMAK – Komoditas kacang hijau menjadi salah satu primadona bagi para petani di wilayah Demak saat musim kemarau sekarang ini.
Tidak banyak membutuhkan air, tanaman ini dapat hidup subur di lahan milik petani sekaligus menghasilkan ‘cuan’ yang tidak sedikit.
Baca Juga: Bantuan DBHCHT Untuk Demak Capai Rp 6 Miliar
Agar pertumbuhan tanaman ini sesuai dengan yang dikehendaki PPL Desa Wonosari Kecamatan Bonang, Rin Chaizatur Rozanah, A. Md terus melaksanakan kegiatan monitoring demplot CSA Genta Organik dengan komoditas kacang hijau di kelompok tani “Sari Abadi Tani” Desa Wonosari Kecamatan Bonang.
Menurut PPL Rin, Demplot CSA ini merupakan bagian dari kegiatan SIMURP BPP Bonang.
Lahan demplot seluas 1 ha ini merapkan penggunaan bahan organik yang dibuat sendiri oleh kelompok tani.
Baca Juga: Panen Tembakau di Desa Sidokumpul Guntur, Harga Tembakau Melambung
Bahan organik yang dipakai menggunakan pupuk organik cair, nitrobakter dan pestisida nabati.
“Demplot CSA ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam gerakan tanaman pro organic,” ujarnya.
Perlu diketahui bahwa tanaman kacang hijau atau Vigna radiata adalah sejenis palawija dan termasuk suku polong-polongan.
Tanaman ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi.
Baca Juga: Megawati Puji Mbak Ita Dalam Upaya Penanganan Stunting
Adapun kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum, setelah kedelai dan kacang tanah.
Kacang hijau merupakan komoditas strategis yang dapat ditanam dilahan sawah kering saat musim kemarau dan peluang keberhasilan lebih tinggi dibandingkan komoditas lainnya.
Selain sifatnya yang kering, harga jual kacang hiaju juga relative lebih mahal dibandingkan dengan jenis kacang-kacangan lainnya.
Baca Juga: Berikut List 5 Cafe Pet Friendly yang Bisa Ditemukan di Yogyakarta
Bagian paling bernilai ekonomi dari kacang hijau adalah bijinya, yang biasanya direbus hingga lunak dan dimakan sebagai bubur atau dimakan langsung.
Biji matang yang digerus dan dijadikan sebagai isi onde-onde, bakpau, atau gandas turi.
Kecambah kacang hijau menjadi sayuran yang umum dimakan di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara dan dikenal sebagai tauge.
Baca Juga: Ini Dia Jadwal Pertandingan Liga Champions Matchday 2 Tanggal 3-5 Oktober 2023
Kacang hijau bila direbus cukup lama akan pecah dan pati yang terkandung dalam bijinya akan keluar dan mengental, menjadi semacam bubur.
Tepung biji kacang hijau, disebut di pasaran sebagai tepung hunkue, digunakan dalam pembuatan kue-kue dan cenderung membentuk gel.
Tepung ini juga dapat diolah menjadi mi yang dikenal sebagai soun. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










