Jateng

Fakta Unik Vibes! Penasaran? 5 Kota Termacet di Indonesia Ini Bikin Kamu Kehabisan Sabar Saking Parahnya!

Theo Adi Pratama | 4 Agustus 2024, 09:00 WIB
Fakta Unik Vibes! Penasaran? 5 Kota Termacet di Indonesia Ini Bikin Kamu Kehabisan Sabar Saking Parahnya!

JATENG.AKURAT.CO, Pernahkah Anda terjebak dalam kemacetan yang tak berujung, hingga membuat Anda merasa ingin menyerah?

Kemacetan lalu lintas memang menjadi masalah klasik yang sering kita hadapi di kota-kota besar.

Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa kota di Indonesia yang tingkat kemacetannya sangat parah hingga bisa membuat Anda kehilangan kesabaran?

Kota-kota ini, dengan padatnya penduduk dan tingginya jumlah kendaraan, seringkali mengalami kemacetan parah yang mengakibatkan kerugian waktu dan biaya.

Penasaran kota mana saja yang paling macet di Indonesia? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Baca Juga: Fakta Unik Vibes! Jangan Kaget, di Indonesia Ada Lho 5 Mall dengan Ukuran Terkecil! Salah Satunya di Kudus, Jawa Tengah (Bagian 1)

Surabaya (Jawa Timur)

Mereka yang tinggal di Kota Surabaya mempunyai total rata-rata durasi waktu yang terbuang saat kemacetan mencapai 35 jam.

Sebagai ibu kota Provinsi Jawa Timur, Surabaya merupakan pusat bisnis dan industri sekaligus salah satu kota terbesar di Indonesia dalam hal jumlah penduduk.

Kemacetan di kota ini disebabkan oleh tingginya volume kendaraan, pembangunan infrastruktur yang belum sepenuhnya memadai, serta pertumbuhan ekonomi yang pesat.

Jakarta (Jakarta)

Kemacetan sudah menjadi makanan sehari-hari bagi warga Jakarta, dengan rata-rata waktu yang terbuang mencapai 28 jam.

Jakarta adalah provinsi dengan lima kota terpadat di Indonesia.

Luas wilayah yang terbatas dengan jumlah penduduk yang sangat banyak membuat kota ini sering mengalami kemacetan parah.

Selain itu, sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi, Jakarta memiliki tingkat mobilitas yang sangat tinggi.

Baca Juga: Fakta Unik Vibes! Bukan Hanya Panjat Pinang, Coba Simak 10 Ide Lomba Unik Lainnya yang Bikin 17an Makin Asyik dan Penuh Makna

Denpasar (Bali)

Warga Denpasar juga tercatat harus kehilangan waktu selama 22 jam akibat kemacetan di kota tersebut.

Meski bukan kota tujuan wisata utama di Pulau Dewata, kemacetan di ibu kota Provinsi Bali ini terbilang parah.

Tingginya jumlah kendaraan, terutama pada musim liburan, serta jalanan yang sempit menjadi faktor utama penyebab kemacetan di Denpasar.

Malang (Jawa Timur)

Bayangkan, masyarakat di Kota Malang harus kehilangan rata-rata waktu hingga mencapai 18 jam lantaran terjebak kemacetan yang parah.

Malang dikenal sebagai kota kecil yang juga merupakan kota pendidikan dan tujuan wisata, terutama bagi mereka yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya.

Selain itu, infrastruktur yang belum sepenuhnya mendukung juga menjadi salah satu penyebab kemacetan di kota ini.

Baca Juga: Fakta Unik Vibes! Pernah Merasakan Homesick Saat Pertama Kali Merantau? Coba Ikuti 4 Tips Ini, Dijamin Kamu Makin Bisa Menyesuaikan dan Beradaptasi

Bogor (Jawa Barat)

Bagi yang pernah ke Bogor atau tinggal di kota hujan ini, tentu paham kalau angkutan kota alias angkot memang merajai kota sehingga menimbulkan kemacetan.

Masyarakat Bogor harus kehilangan waktu di jalanan lantaran macet, meski waktunya tidak separah kota lain dengan hanya 7 jam saja.

Selain angkot, volume kendaraan yang tinggi terutama pada akhir pekan juga menjadi penyebab kemacetan di Bogor.

Kemacetan lalu lintas di kota-kota besar di Indonesia memang menjadi masalah yang kompleks.

Selain membutuhkan solusi jangka panjang seperti pembangunan infrastruktur yang memadai, pengelolaan transportasi publik yang lebih baik juga diperlukan untuk mengurangi tingkat kemacetan.

Dengan demikian, kita dapat berharap waktu yang terbuang akibat kemacetan dapat berkurang, dan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.