Pria asal Wonosari jadi Korban Pembacokan saat Beristirahat di Angkringan Monjali

JATENG.AKURAT.CO, Seorang pria warga Wonosari berinisial LK (29) menjadi korban pembacokan dan perampokan, pada Jumat (14/3).
Pelaku yang berinisial BG (30) warga Mlati dan SP (26) warga Depok membacok korban saat sedang beristirahat di angkringan di daerah Monjali.
Dilansir dari akun @infojogjaterkini, peristiwa tersebut terjadi saat kedua pelaku sedang terpengaruhi minuman keras.
Tanpa basa basi, pelaku SP langsung mengeluarkan celurit dan membacok korban.
Kanit Sat 4 Reskrim Polresta Sleman, AKP Eko Haryanto mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pukul 00.30 WIB di Angkringan Denok Jesslin, Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati.
"Korban sedang istirahat sambil ngecas dan bermain handphone di angkringan yang sudah tutup.Ia sebenarnya ingin pulang ke Wonosari, tapi karena kelelahan dan mengantuk, korban memutuskan untuk beristirahat," katanya saat gelar perkara di Mapolresta Sleman, Rabu (19/3).
"Serangan celurit mengenai leher kiri dan telapak tangan kanan korban yang berusaha menangkis," sambungnya.
Bersamaan dengan pembacokan, pelaku BG mengeluarkan senjata menyerupai revolver untuk mengintimidasi korban. Diketahui, senjata tersebut hanyalah korek api.
Usai melukai korban, kedua pelaku langsunb merampas handphone korban dan melarikan diri.
Pelaku lalu membuang barang bukti senjata tajam dan korek api berbentuk revolver di selokan Mataram.
Petugas yang kebetulan melintas dan mendengar teriakan korban langsung melakukan pengejaran. Kedua pelaku akhirnya berhasil ditangkap di rumah kosong di dekat Simpang 4 Monjali.
"Kedua pelaku merupakan residivis. Satu pelaku sebelumnya terlibat kasus penganiayaan anak, sementara pelaku lainnya terlibat kasus membawa senjata tajam," ucapnya.
Kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman bagi kedua pelaku penjara maksimal 12 tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










