Jateng

Bocor ke Publik! Biaya Produksi It Ends With Us Ternyata 2x Lipat Lebih Mahal dari yang Kita Kira

Theo Adi Pratama | 26 Januari 2026, 13:00 WIB
Bocor ke Publik! Biaya Produksi It Ends With Us Ternyata 2x Lipat Lebih Mahal dari yang Kita Kira

JATENG.AKURAT.CO, Di tengah sorotan publik terhadap gugatan hukum antara Justin Baldoni dan Blake Lively, fakta baru mengenai film It Ends With Us akhirnya terungkap.

Berdasarkan dokumen pengadilan terbaru, biaya produksi film adaptasi novel populer karya Colleen Hoover ini ternyata jauh lebih besar dari yang selama ini diberitakan.

Sebelumnya, It Ends With Us disebut hanya menghabiskan dana sekitar US$25 juta. Namun laporan terbaru mengungkap bahwa anggaran sebenarnya mendekati US$55 juta, atau lebih dari dua kali lipat dari estimasi awal.

Lonjakan biaya ini dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari reshoot, penundaan produksi akibat pandemi COVID-19, hingga dampak mogok kerja serikat Hollywood pada 2023.

Meski biaya produksi membengkak, performa box office film ini justru mencetak hasil luar biasa dan mengukuhkannya sebagai salah satu film romantis paling sukses dalam beberapa tahun terakhir.

Anggaran It Ends With Us Lebih dari Dua Kali Lipat Perkiraan Awal

Informasi mengenai biaya produksi It Ends With Us terungkap melalui dokumen pengadilan yang dilaporkan oleh Variety. Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa total biaya produksi film ini berada di kisaran US$55 juta, setelah memperhitungkan berbagai kendala produksi.

Kondisi industri film global yang belum sepenuhnya pulih pascapandemi serta gangguan jadwal akibat mogok kerja aktor dan penulis naskah menjadi faktor utama membengkaknya anggaran. Hal ini membuat It Ends With Us masuk kategori film drama romantis dengan biaya produksi cukup tinggi untuk standar genre-nya.

Tetap Untung Besar di Box Office Global

Terlepas dari membengkaknya anggaran, It Ends With Us tetap menjadi hit besar secara komersial.

Film ini berhasil meraup lebih dari US$350 juta di box office global, menjadikannya salah satu adaptasi novel romantis paling sukses sepanjang 2024–2025.

Secara finansial, film ini tetap menghasilkan keuntungan signifikan bagi studio dan para produser, meski margin laba tentu tidak sebesar jika anggaran tetap di level US$25 juta seperti yang sebelumnya dilaporkan.

Sekuel Hampir Mustahil Terwujud

Kesuksesan box office sebenarnya membuka peluang besar untuk sekuel. Namun, konflik antara Justin Baldoni dan Blake Lively membuat kelanjutan waralaba ini nyaris mustahil terwujud.

Justin Baldoni diketahui memegang hak adaptasi sekuel melalui kesepakatannya dengan Colleen Hoover.

Retaknya hubungan profesional antara Baldoni dan Lively disebut-sebut menjadi alasan utama mengapa proyek lanjutan It Ends With Us hampir pasti tidak akan diproduksi, meski permintaan pasar sangat tinggi.

Sinopsis It Ends With Us: Drama Cinta dan Trauma

Film It Ends With Us mengisahkan perjalanan Lily Bloom, seorang perempuan yang berusaha bangkit dari masa kecil penuh trauma dan membangun kehidupan baru di Boston.

Impiannya membuka usaha sendiri perlahan terwujud hingga ia bertemu Ryle Kincaid, seorang ahli bedah saraf yang karismatik.

Namun seiring berkembangnya hubungan, Lily mulai melihat sisi gelap Ryle yang mengingatkannya pada hubungan orang tuanya.

Ketika cinta pertamanya, Atlas Corrigan, kembali hadir, Lily dihadapkan pada pilihan sulit yang akan menentukan masa depannya.

Deretan Pemeran dan Tim Produksi

Film ini disutradarai oleh Justin Baldoni dan ditulis oleh Christy Hall. Para pemerannya meliputi:

  • Blake Lively sebagai Lily Bloom
  • Justin Baldoni sebagai Ryle Kincaid
  • Brandon Sklenar sebagai Atlas Corrigan
  • Jenny Slate, Hasan Minhaj, dan Amy Morton

It Ends With Us juga melibatkan Colleen Hoover sebagai produser eksekutif, bersama Blake Lively dan Justin Baldoni.

Terungkapnya biaya produksi It Ends With Us yang mencapai US$55 juta memberi gambaran nyata tentang tantangan industri film modern.

Meski diterpa penundaan dan konflik hukum, film ini tetap sukses besar secara komersial.

Sayangnya, drama di balik layar justru menjadi penghalang terbesar bagi kelanjutan kisah Lily Bloom di layar lebar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.