Jateng

Yogyakarta Vibes! Berwisata di Omah UGM Kotagede, Perpaduan Sejarah, Budaya, dan Pendidikan di Jantung Yogyakarta

Theo Adi Pratama | 18 Agustus 2024, 17:30 WIB
Yogyakarta Vibes! Berwisata di Omah UGM Kotagede, Perpaduan Sejarah, Budaya, dan Pendidikan di Jantung Yogyakarta

JATENG.AKURAT.CO, Berwisata ke Yogyakarta tidak lengkap tanpa mengunjungi kawasan bersejarah Kotagede.

Selain dikenal sebagai pusat kerajinan perak dan wisata religi, Kotagede juga menyimpan berbagai situs sejarah yang menarik untuk dijelajahi.

Salah satu destinasi yang sayang untuk dilewatkan adalah Omah UGM, sebuah cagar budaya yang terletak di tengah pemukiman warga Kotagede.

Meski tidak banyak orang yang mengetahui keberadaannya, Omah UGM menawarkan pengalaman berwisata yang kaya akan nilai sejarah, budaya, dan edukasi.

Baca Juga: Fakta Unik Vibes! Ternyata Bukan Hanya Jogja, Ini Ada 6 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia! 4 Diantaranya Ada di Jawa Tengah

Menapaki Sejarah Omah UGM

Omah UGM, atau rumah tradisional milik Universitas Gadjah Mada (UGM), dibangun pada tahun 1950-an.

Pada awalnya, rumah ini dimiliki oleh Ir. Sutaat, seorang dosen UGM, sebelum diwariskan kepada keponakannya, Parto Darsono.

Setelah Parto Darsono meninggal dunia pada usia 96 tahun, rumah ini sempat tidak terawat dan mengalami kerusakan parah akibat gempa berkekuatan 5,9 SR yang melanda Yogyakarta pada Mei 2006.

Melihat pentingnya nilai sejarah dan budaya yang terkandung dalam bangunan ini, Universitas Gadjah Mada memutuskan untuk membeli dan merestorasi Omah UGM sebagai bagian dari program revitalisasi kawasan pusaka Kotagede.

Program ini berbasis pada konsep 3K: Komunitas, Kerajinan, dan Kultural, dengan tujuan menjadikan Omah UGM sebagai Pusat Pergerakan Pelestarian.

Baca Juga: Fakta Unik Vibes! Bukan Hanya Sekedar Kota Transit Menuju Jogja atau ke Solo, Ini 6 Alasan Kamu Harus Tinggal di Klaten

Proses Pemulihan dan Keindahan Arsitektur

Proses pemulihan Omah UGM dilakukan secara bertahap, dengan memperhatikan detail arsitektur tradisional Jawa yang menjadi ciri khas bangunan ini.

Salah satu bagian yang menarik adalah gandhok, bangunan tambahan di sisi timur yang diperbaiki setelah hancur akibat gempa.

Bekas dinding yang rusak dibiarkan tetap terlihat sebagai pengingat akan dahsyatnya guncangan gempa yang pernah terjadi.

Di bagian depan rumah, terdapat pendapa yang dibangun dengan suasana yang mengingatkan pada masa lalu, lengkap dengan lampu jadul dan kursi kayu yang tertata rapi.

Rumah utama Omah UGM memiliki desain khas rumah Jawa, dengan empat tiang utama yang didekorasi unik.

Teras rumah juga memiliki satu pintu utama dengan dua daun pintu yang diapit oleh jendela di kiri dan kanan, mencerminkan ciri senthong kiwo (kamar kiri) dan senthong tengen (kamar kanan) dalam rumah adat Jawa.

Selain bangunan utama, Omah UGM juga dihiasi dengan berbagai dekorasi unik yang tersebar di dalamnya, seperti padasan (gentong untuk wudhu), hiasan gantung di pohon, kolam air kecil, dan taman mungil dengan jalan setapak.

Semua elemen ini menciptakan suasana yang damai dan penuh nuansa sejarah.

Baca Juga: Jalan-jalan Vibes! Nggak Percaya? Cuma Rp 1 Juta Bisa Lho Liburan 3 Hari di Jogja dan Bawa Oleh-oleh! Yuk Ikuti Tips Ini

Omah UGM sebagai Destinasi Wisata dan Pusat Pendidikan

Omah UGM dibuka untuk umum sebagai lokasi wisata dengan biaya masuk yang bersifat sukarela.

Pengunjung yang datang akan ditemani oleh seorang pemandu yang siap menjelaskan setiap detail dan sejarah bangunan ini.

Selain berfungsi sebagai destinasi wisata, Omah UGM juga masih digunakan oleh Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan UGM sebagai tempat untuk aktivitas perkuliahan dan penelitian.

Bangunan ini menjadi media pembelajaran pelestarian pusaka, termasuk dalam pengelolaan risiko bencana berbasis konsep 3K.

Keunikan arsitektur dan koleksi barang-barang antik yang tersimpan di dalamnya menjadikan Omah UGM sebagai tempat yang wajib dikunjungi saat berada di Kotagede.

Bangunan ini tidak hanya menyimpan sejarah panjang yang mengesankan, tetapi juga terus berfungsi sebagai sumber inspirasi bagi generasi muda dalam mempelajari dan melestarikan warisan budaya.

Bagi Anda yang berencana mengunjungi Kotagede, pastikan Omah UGM masuk dalam daftar destinasi wisata Anda.

Dengan akses yang cukup menantang melalui gang-gang kecil, perjalanan menuju Omah UGM akan menjadi pengalaman tersendiri yang penuh petualangan dan pengetahuan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.