Tempat Misteri di Tulungagung: Candi Dadi, Keindahan Mistis di Puncak Bukit Boyolangu

AKURAT.CO Misteri, Tersembunyi di Dusun Mojo, Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, terdapat sebuah keajaiban sejarah dan kepercayaan masyarakat setempat Candi Dadi.
Bangunan candi ini, dengan sekilas mirip dengan Candi Sanggrahan, menjadi daya tarik tersendiri, tidak hanya karena arsitektur indahnya, tetapi juga karena mitos mistis yang menyelimutinya.
Baca Juga: Misteri Tugu Sepuser: Titik Nol Kilometer Pulau Jawa dan Tempat Semedi yang Penuh dengan Mistis
Asal Mula Candi Dadi: Kisah Pangeran dan Kutukan Perawan Tua
Mitos yang mengelilingi Candi Dadi berkaitan erat dengan cerita folklore yang berkembang di masyarakat sekitar.
Kisah dimulai dengan seorang pangeran yang ingin melamar seorang putri dari Dusun Kedungjalin.
Seperti kisah Roro Jonggrang di Jogja, sang putri menyetujui lamaran sang pangeran dengan syarat: empat candi harus dibangun dalam satu malam.
Dengan bantuan bala tentara demit, keempat candi hampir jadi.
Namun, sang putri yang sejatinya ingin menolak lamaran pangeran, menyusun rencana.
Ia meminta bantuan ibu-ibu dan perempuan muda di desa untuk membunyikan suara lesung, menandai kedatangan pagi.
Pangeran yang mengira waktu sudah pagi panik karena candi keempat belum selesai.
Candi ini pun dinamai Candi Urung, karena bentuknya yang belum sempurna.
Marah dan merasa ditipu, sang pangeran mengutuk para perempuan di desa agar tidak mendapatkan jodoh hingga usia tua.
Baca Juga: Misteri Watu Menyan: Keindahan Alam dan Keajaiban Mistis di Pacitan, Jawa Timur
Simbolisme di Puncak Bukit yang Suci
Candi Dadi dibangun di puncak bukit yang sulit dijangkau, menjadi simbol kepercayaan masyarakat Indonesia kuno bahwa puncak gunung atau ketinggian adalah tanah yang suci.
Tradisi ini berakar sejak zaman prasejarah, percaya bahwa arwah para leluhur bersemayam di puncak gunung.
Meskipun cerita mistis melingkupi Candi Dadi, dulunya candi ini mungkin juga berfungsi sebagai tempat pengabuan atau pembakaran jenazah tokoh penting.
Sifat keagamaan yang melatarbelakangi pendiriannya belum sepenuhnya diketahui, tetapi sumuran di bagian tengah candi memberikan petunjuk akan karakter percandian berlatar belakang keagamaan Hindu.
Baca Juga: Misteri Badarawuhi di Desa Penari: Asal Usul Makhluk Mistis yang Menggemparkan Masyarakat
Candi Dadi: Ajakan Wisata Bersejarah dan Berwawasan
Meskipun dikelilingi mitos yang menyentuh, Candi Dadi tetap merupakan destinasi wisata yang menarik untuk dieksplorasi.
Cerita tersebut hanyalah mitos yang diperkaya oleh kearifan lokal, dan pengunjung tidak perlu khawatir.
Berkunjung ke Candi Dadi bukan hanya tentang melihat keindahan arsitektur kuno, tetapi juga menggali cerita dan makna di baliknya.
Datanglah dan nikmati pesona mistis dan sejarah Candi Dadi.
Eksplorasi tempat-tempat bersejarah seperti ini tidak hanya akan memberikan pengalaman berbeda, tetapi juga memperkaya pengetahuan dan wawasan kita tentang warisan budaya Indonesia yang kaya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










