Jateng

Jejak Sejarah dan Misteri Wisma Tumapel Malang: Dari Penginapan Elite hingga Destinasi Mistis dan Fotografi

Theo Adi Pratama | 10 Januari 2024, 10:16 WIB
Jejak Sejarah dan Misteri Wisma Tumapel Malang: Dari Penginapan Elite hingga Destinasi Mistis dan Fotografi

AKURAT.CO Sejarah, Jika Anda mencari lokasi ikonik di Kota Malang, tidak ada yang bisa mengalahkan keberadaan area Tugu, terutama Alun-alun Tugu dan gedung balaikota.

Namun, di sisi barat Bundaran Tugu, terdapat sebuah gedung bergaya Belanda yang memiliki sejarah panjang dan menjadi saksi bisu perkembangan Kota Malang selama tiga zaman.

Nama bangunan itu adalah Wisma Tumapel, sebuah tempat yang memiliki daya tarik unik, dari masa kolonial hingga menjadi destinasi misterius.

Baca Juga: Misteri dan Jejak Sejarah yang Terukir di Pondok Mayit Gunung Raung: Kisah Perlawanan Rakyat Indonesia Melawan Penjajah Belanda

Sejarah Wisma Tumapel di Masa Kolonial

Wisma Tumapel, mulai didirikan pada tahun 1928, memiliki fungsi awal sebagai penginapan untuk kaum elite Belanda.

Bangunan ini, awalnya dikenal sebagai Splendid Inn, menjadi pilihan penginapan mewah di jantung kota Malang.

Keterpisahan dari gedung-gedung ramai di sekitarnya membuatnya menjadi destinasi yang nyaman dan asri.

Dengan lebih dari 80 kamar, Splendid Inn menjadi tempat beristirahat para pejabat dan pengusaha di kota ini.

Peran Wisma Tumapel pada Masa Revolusi dan Kemerdekaan

Wisma Tumapel tidak hanya menjadi tempat penginapan mewah, melainkan juga turut berperan dalam sejarah Kota Malang pasca-kemerdekaan.

Selama pendudukan Jepang, gedung ini dijadikan kantor reserse kepolisian pada tahun 1944.

Setelah kemerdekaan, Wisma Tumapel menjadi tuan rumah bagi Kongres Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP KNIP) pada tahun 1947.

Sidang ini membahas perjanjian Linggarjati dan perubahan jumlah keanggotaan KNIP.

Baca Juga: Gunung Raung: Keindahan Alam yang Dibalut Misteri Sejarah dan Horor di Puncak Jawa Timur

Dari Perguruan Tinggi hingga Wisma Terbengkalai

Setelah pengalaman sebagai tempat sidang penting, Wisma Tumapel kemudian digunakan sebagai wisma dosen dan tempat perkuliahan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Airlangga cabang Malang.

Namun, dengan berjalannya waktu, Wisma Tumapel mengalami penurunan fungsi dan terbengkalai.

Seiring pindahnya kampus FKIP menjadi IKIP Malang dan kemudian menjadi Universitas Negeri Malang (UM), gedung ini kehilangan statusnya sebagai tempat belajar mengajar.

Misteri dan Fotografi Menarik

Meskipun Wisma Tumapel tampak sepi dan terkesan angker, bangunan ini menjadi objek menarik bagi pencinta fotografi.

Dengan arsitektur unik dan suasana yang masih terpelihara, banyak orang tertarik untuk mengabadikan momen di lokasi ini.

Selain itu, Wisma Tumapel sering menjadi subjek cerita mistis dan tempat eksplorasi bagi para pencinta konten misteri.

Baca Juga: Perjalanan Gereja Blenduk Semarang: Menguak Kisah Sejarah dan Keindahan Arsitektur Bangunan di Kota Lama

Wacana Revitalisasi dan Harapan Masa Depan

Meskipun sempat direncanakan untuk mengembalikan kejayaan Wisma Tumapel sebagai hotel pada tahun 2015, revitalisasi belum terlaksana hingga saat ini.

Meskipun kondisi fisiknya telah diperbaiki, Wisma Tumapel tetap sepi.

Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa ada rencana untuk mengembalikan fungsi asalnya sebagai hotel.

Jika rencana ini terealisasi, Wisma Tumapel dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang mengunjungi Kota Malang.

Wisma Tumapel, dengan sejarahnya yang kaya dan aura misteriusnya, tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari jejak perjalanan kota ini.

Sambil menanti masa depannya yang cerah, kita dapat terus menikmati pesona dan keunikan yang dimilikinya saat ini.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.