Misteri Jembatan Musi II Palembang: Kisah Penampakan Kuntilanak Merah yang Menakutkan

AKURAT.CO Misteri, Kota Palembang, selain dikenal dengan keindahan pariwisatanya, juga menyimpan misteri legenda perkotaan yang memikat.
Salah satu urban legend yang mencuat adalah penampakan Kuntilanak Merah yang sering terlihat di Jembatan Musi II Palembang.
Jembatan ini, yang berada di Kecamatan Gandus, bukan hanya menjadi akses penghubung wilayah, tetapi juga menyimpan kisah mistis yang menarik.
Jembatan Musi II Palembang: Pintu Gerbang Alternatif
Jembatan Musi II Palembang terletak di Kecamatan Gandus, menjadi akses alternatif untuk melintasi Sungai Musi selain melalui Jembatan Ampera.
Dibangun pada tahun 1994, jembatan ini juga berperan sebagai akses lingkar luar Palembang.
Namun, di balik fungsinya yang sangat nyata, jembatan ini menyimpan cerita misteri yang kerap menjadi pembicaraan warga sekitar.
Penampakan Kuntilanak Merah di Malam Hari
Urban legend tentang penampakan Kuntilanak Merah di Jembatan Musi II menjadi salah satu cerita paling terkenal di kalangan masyarakat setempat.
Banyak yang menceritakan pengalaman melihat sosok wanita cantik berambut panjang, mengenakan gaun merah, berada di tengah jembatan pada malam hari.
Para penggemar memancing dari atas jembatan kerap menjadi saksi mata yang mengaku pernah melihat penampakan ini.
Baca Juga: Jembatan Barelang: Keajaiban Teknik, Sejarah Megah, dan Misteri Budaya di Pulau Batam
Kisah Mengerikan di Balik Kuntilanak Merah
Menurut cerita warga, Kuntilanak Merah ini adalah sosok Noni, seorang wanita Belanda yang jasadnya dibuang di Sungai Musi.
Konon, Noni belanda tersebut menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan di jembatan tersebut.
Kisah tragis ini diyakini memberikan alasan mengapa Noni hanya akan memperlihatkan dirinya kepada laki-laki hidung belang.
Peringatan dan Cara Menghindari Kuntilanak Merah
Warga setempat memberikan peringatan agar tidak mendekati sosok perempuan berbaju merah yang berdiri di Jembatan Musi II.
Diceritakan bahwa si hantu Noni cantik ini akan menyeret dan menceburkan targetnya ke Sungai Musi jika tergoda dan dihampiri.
Meskipun kisah ini tampak sedikit janggal mengingat waktu keberadaan warga Belanda di Palembang, tetapi tetap diwaspadai oleh masyarakat.
Baca Juga: Misteri Kota Mati di Dunia: Saksi Bisu Perjalanan Waktu yang Terlupakan Masyarakat
Tips Menghindari Kuntilanak Merah di Jembatan Musi II:
-
Hindari Melintas pada Jam Rawan: Usahakan untuk tidak melintas di Jembatan Musi II pada jam-jam rawan, terutama tengah malam hingga dini hari.
-
Jangan Sendirian: Bila terpaksa melintas, hindari melakukannya sendirian dan selalu waspada terhadap lingkungan sekitar.
-
Jangan Menoleh: Hindari menoleh ke belakang atau ke samping saat melintas, karena Kuntilanak Merah mungkin sedang menunggu kesempatan untuk menumpang.
-
Tutup Kaca Mobil atau Helm: Jangan membuka kaca mobil atau helm saat melintas di Jembatan Musi II, untuk mencegah Kuntilanak Merah masuk tanpa disadari.
-
Tetap Tenang Jika Ada Penampakan: Jika merasa ada penampakan Kuntilanak Merah, tetap tenang, berdoa, atau membaca ayat-ayat suci untuk mengusirnya.
Kisah Kuntilanak Merah di Jembatan Musi II Palembang, meskipun bersifat mistis, menambah warna dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.
Percayalah atau tidak, mengikuti tips-tips di atas saat melintas di malam hari di Jembatan Musi II mungkin dapat memberikan rasa aman dan nyaman.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










