Kalender Jawa Jumat Kliwon 2026 Lengkap, Hanya 10 Kali dalam Setahun

JATENG.AKURAT.CO, Dalam penanggalan Jawa, tidak semua hari dianggap sama.
Ada hari-hari tertentu yang dipercaya memiliki energi spiritual lebih kuat dibanding lainnya, salah satunya adalah Jumat Kliwon.
Kombinasi antara hari Jumat yang dalam Islam dijuluki Sayyidul Ayyam (penghulu segala hari) dan pasaran Kliwon yang lekat dengan nuansa mistis menjadikan weton ini istimewa bagi masyarakat Jawa .
Menurut perhitungan kalender Jawa, Jumat Kliwon terjadi setiap 35 hari sekali, karena merupakan kelipatan dari siklus 7 hari (Senin-Minggu) dan 5 hari pasaran (Pon, Wage, Kliwon, Legi, Pahing).
Dalam setahun, jumlah kemunculannya bisa bervariasi antara 10 hingga 11 kali.
Khusus untuk tahun 2026, Jumat Kliwon hanya akan muncul sebanyak 10 kali, dengan dua bulan kosong, yaitu Maret dan November .
Baca Juga: Kalender Jawa April 2026 Lengkap: Cek Weton, Pasaran, dan Neptu Setiap Hari dari 1 hingga 30 April
Neptu Jumat Kliwon dan Maknanya
Dalam primbon Jawa, setiap weton memiliki nilai neptu yang dipercaya memengaruhi karakter dan perjalanan hidup seseorang.
Jumat Kliwon memiliki neptu 14, yang merupakan penjumlahan dari nilai hari Jumat (6) dan pasaran Kliwon (8) .
Pemilik weton Jumat Kliwon digambarkan sebagai pribadi yang bijaksana, berwibawa, dan memiliki kepekaan batin mendalam.
Bahkan, dalam kepercayaan Jawa, mereka disebut sebagai weton paling sakti dan magnet rezeki—orang yang mudah kaya tanpa harus bersusah payah, atau dalam istilah Jawa weton kang sugih tanpa ngoyo.
Namun, ada pantangan yang melekat, seperti tidak disarankan bepergian ke tempat angker di malam Jumat Kliwon karena energinya dianggap sedang tinggi .
Kalender Lengkap Jumat Kliwon 2026
Berdasarkan data dari berbagai sumber, berikut adalah daftar lengkap hari Jumat Kliwon sepanjang tahun 2026, lengkap dengan tanggal Jawa dan Hijriah :
No | Tanggal Masehi | Tanggal Jawa | Tanggal Hijriah |
|---|---|---|---|
1 | 23 Januari 2026 | 4 Ruwah 1959 Dal | 4 Sya'ban 1447 H |
2 | 27 Februari 2026 | 10 Pasa 1959 Dal | 9 Ramadhan 1447 H |
3 | Maret 2026 | Tidak ada | Tidak ada |
4 | 3 April 2026 | 15 Sawal 1959 Dal | 14 Syawal 1447 H |
5 | 8 Mei 2026 | 21 Sela 1959 Dal | 20 Dzulqaidah 1447 H |
6 | 12 Juni 2026 | 26 Besar 1959 Dal | 26 Dzulhijah 1447 H |
7 | 17 Juli 2026 | 1 Sapar 1960 Dal | 2 Safar 1448 H |
8 | 21 Agustus 2026 | 7 Mulud 1960 Dal | 8 Rabi'ul-Awal 1448 H |
9 | 25 September 2026 | 12 Bakda Mulud 1960 Dal | 13 Rabi'ul-Akhir 1448 H |
10 | 30 Oktober 2026 | 18 Jumadilawal 1960 Dal | 19 Jumadil Awal 1448 H |
11 | November 2026 | Tidak ada | Tidak ada |
12 | 4 Desember 2026 | 23 Jumadilakir 1960 Dal | 24 Jumadil Akhir 1448 H |
Malam Jumat Kliwon: Antara Mitos dan Spiritualitas
Malam Jumat Kliwon (Kamis Wage malam) dalam pandangan masyarakat Jawa menyimpan banyak mitos dan kepercayaan yang diwariskan secara turun-temurun.
Beberapa di antaranya masih hidup dan dipercaya hingga kini:
1. Malam Berkunjungnya Arwah Leluhur
Masyarakat Jawa percaya bahwa pada malam Jumat Kliwon, para arwah leluhur kembali ke rumah.
Oleh karena itu, banyak keluarga yang menyajikan sesaji seperti tumpeng, ingkung ayam, dan pisang sebagai bentuk penghormatan .
2. Terbukanya Portal Gaib
Malam Jumat Kliwon diyakini sebagai waktu ketika batas antara dunia nyata dan alam gaib menipis.
Portal gaib terbuka, sehingga makhluk halus seperti genderuwo, wewe gombel, pocong, dan banaspati berkeliaran.
Karena itu, banyak orang memilih berdiam di rumah pada malam tersebut.
3. Mitos Tuyul dan Pantangan Mencabut Alis
Salah satu mitos populer adalah datangnya tuyul jika seseorang mencabut alis di malam Jumat Kliwon.
Pantangan ini tertulis dalam buku Asal-Usul & Sejarah Orang Jawa karya Sri Wintala Achmad .
4. Air Hujan Berkhasiat
Jika hujan turun pada malam Jumat Kliwon, airnya diyakini memiliki kekuatan magis.
Masyarakat Jawa akan menadahnya untuk digunakan sebagai "air penerang hati" yang dipercaya dapat menjernihkan pikiran dan membersihkan energi negatif .
5. Waktu Tepat untuk Bertemu Makhluk Gaib
Di kawasan Parangkusumo, Yogyakarta, malam Jumat Kliwon dipercaya sebagai waktu yang tepat untuk melakukan ritual bertemu dengan Kanjeng Senopati dan Nyi Roro Kidul.
Ritual ini biasanya dilakukan di Sela Sengker dengan membawa sesajen .
Jumat Kliwon dalam Pandangan Islam
Dalam Islam, hari Jumat memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Rasulullah SAW bersabda:
"Hari terbaik di mana matahari terbit adalah hari Jumat; pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan ke surga, dan dikeluarkan dari surga." (HR. Muslim) .
Umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di hari Jumat, seperti membaca Surat Yasin, berdzikir, bersholawat, dan mendoakan leluhur.
Ketika hari Jumat bertemu dengan pasaran Kliwon, masyarakat Jawa memaknainya sebagai momentum tepat untuk melakukan tirakat, ziarah kubur, dan mendekatkan diri kepada Tuhan .
Tradisi yang Masih Lestari
Berbagai tradisi masih dilakukan masyarakat Jawa pada malam Jumat Kliwon, di antaranya:
Slametan Jumat Kliwon: Doa dan makan bersama yang dilakukan warga Desa Kalikudi, Cilacap, sebagai bentuk syukur dan tolak bala .
Mandi di Situs Keramat: Di Situs Balekambang, Batang, dan Pancuran Tujuh, Banyumas, masyarakat masih melakukan ritual mandi pada malam Jumat Kliwon dengan keyakinan dapat mengabulkan keinginan .
Ziarah Kubur: Banyak peziarah memilih malam Jumat Kliwon untuk berziarah ke makam leluhur karena dianggap lebih mustajab .
Tips Bijak Menyikapi Mitos Jumat Kliwon
Para ahli budaya memandang mitos-mitos ini sebagai kekayaan tradisi yang mengandung pesan moral dan kearifan lokal. Namun, penting untuk menyikapinya secara bijak:
Pahami sebagai Warisan Budaya: Mitos adalah bagian dari identitas budaya yang perlu dilestarikan, bukan ditakuti secara berlebihan.
Fokus pada Nilai Spiritual: Manfaatkan momen Jumat Kliwon untuk meningkatkan ibadah dan introspeksi diri.
Jangan Menyebarkan Ketakutan: Hindari menjadikan mitos sebagai alat untuk menakut-nakuti orang lain, terutama generasi muda.
Seimbangkan dengan Logika: Pahami bahwa penjelasan ilmiah dan spiritual bisa berjalan beriringan tanpa harus saling meniadakan.
FAQ Seputar Jumat Kliwon
Apa itu weton Jumat Kliwon?
Weton Jumat Kliwon adalah kombinasi antara hari Jumat dan pasaran Kliwon dalam kalender Jawa, yang dipercaya memiliki energi spiritual kuat.
Berapa neptu Jumat Kliwon?
Neptu Jumat Kliwon adalah 14, dari nilai hari Jumat (6) dan pasaran Kliwon (8) .
Berapa kali Jumat Kliwon terjadi di tahun 2026?
Jumat Kliwon terjadi sebanyak 10 kali di tahun 2026, dengan bulan Maret dan November tanpa Jumat Kliwon .
Apa yang tidak boleh dilakukan saat malam Jumat Kliwon?
Berdasarkan mitos, dilarang mencabut alis (bisa didatangi tuyul) dan sebaiknya menghindari bepergian ke tempat angker .
Apakah Jumat Kliwon istimewa dalam Islam?
Hari Jumat memang istimewa sebagai Sayyidul Ayyam, namun pasaran Kliwon adalah bagian dari tradisi Jawa yang tidak diatur dalam syariat Islam. Umat Muslim dianjurkan tetap fokus pada ibadah .
Dengan memahami kalender Jumat Kliwon 2026 beserta makna dan tradisinya, kita dapat lebih menghargai kekayaan budaya Jawa sekaligus memanfaatkan momen istimewa ini untuk meningkatkan spiritualitas.
Selamat menapaki hari-hari penuh berkah sepanjang tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










