Jateng

Viral Siswa MI di Majalengka Hanya Dapat Ubi Bakar dari Program MBG, SPPG Angkat Bicara

Theo Adi Pratama | 9 Maret 2026, 11:56 WIB
Viral Siswa MI di Majalengka Hanya Dapat Ubi Bakar dari Program MBG, SPPG Angkat Bicara
Viral pengakuan MBG hanya mendapat ubi bakar di Majalengka.

JATENG.AKURAT.CO, Media sosial dihebohkan oleh video seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) PUI di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, yang mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam video berdurasi 14 detik yang diunggah akun TikTok @desun_lkpm pada Minggu (8/3/2026) itu, siswa tersebut mengaku hanya mendapatkan ubi bakar sebagai menu MBG selama dua hari.

Bahkan dengan nada polos, ia menyapa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menyampaikan keluhannya.

Video yang telah ditonton lebih dari 263 ribu kali itu sontak memicu keprihatinan warganet dan mempertanyakan realisasi program nasional tersebut di lapangan .

Kronologi Kejadian dan Viral di Media Sosial

Siswa yang mengenakan peci hitam dalam video itu menyampaikan keluhan dari rumahnya dengan nada khas kepolosan anak-anak.

"Assalamualaikum Kang Dedi, ini dari MI PUI Cipeundeuy Bantarujeg. MBG-nya cuma dikasih ubi bakar. Ini cuma buat dua hari, bela-belain nungguin," ucapnya dalam video yang kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Unggahan ini pun langsung menuai beragam reaksi warganet. "Program atas nama anak tapi realisasinya yang diuntungkan bukan anak. Semoga ada evaluasi agar tepat sasaran," tulis akun @penm.

Sementara akun @bun5 menimpali, "Sekolah juga harus tegas, jangan tanda tangan penerimaan MBG sebelum diperbaiki menunya" .

Klarifikasi SPPG: Ada Kesalahan Distribusi

Menanggapi viralnya video tersebut, Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Majalengka, Intan Diena Khoerunisa, memberikan klarifikasi.

Ia menjelaskan bahwa peristiwa yang terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 itu murni akibat kesalahan teknis dalam proses distribusi makanan dari dapur MBG ke pihak sekolah.

Menurut Intan, pada hari yang sama sebenarnya hanya ada satu kali pengiriman menu MBG dari dapur SPPG, namun menu tersebut dibagikan dalam dua wadah atau kantong terpisah.

Saat pembagian berlangsung, siswa yang bersangkutan baru mengambil wadah yang berisi ubi bakar dan langsung pulang ke rumah karena sekolah juga tengah menggelar kegiatan pembagian zakat. Akibatnya, satu wadah menu lainnya belum sempat ia terima .

Menu MBG Sebenarnya Lengkap

Intan menegaskan bahwa paket MBG yang disiapkan oleh dapur SPPG sebenarnya terdiri dari beberapa komponen gizi yang lengkap, tidak hanya ubi bakar seperti yang terlihat dalam video.

Untuk porsi besar, menu yang disiapkan meliputi roti, telur rebus, pisang, paha ayam, kacang polong, jeruk, serta ubi bakar sebagai tambahan sumber karbohidrat.

Sementara untuk porsi kecil, menu yang disediakan terdiri dari roti, telur rebus, susu kotak, paha ayam, kacang polong, jeruk, serta ubi bakar.

"Memang ada miss distribusi, tetapi kekurangannya saat itu juga disusulkan di hari yang sama. Setelah itu, siswa tersebut sudah kembali mengambil menu tambahan yang sebelumnya belum diterima," ujar Intan .

Evaluasi dan Antisipasi ke Depan

Pihak SPPG memastikan akan melakukan evaluasi internal secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Peristiwa ini menjadi evaluasi bagi pelaksana program MBG agar distribusi makanan ke sekolah bisa berjalan lebih tertib, tepat waktu, dan memastikan seluruh siswa menerima menu bergizi secara lengkap," pungkas Intan .

Dengan koordinasi yang lebih baik antara dapur penyedia dan pihak sekolah, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan sesuai tujuannya, yakni meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia tanpa hambatan distribusi.

FAQ Seputar Viral MBG Majalengka

Q: Apa yang sebenarnya terjadi dalam video viral tersebut?
A: Siswa MI di Majalengka merekam video keluhan karena hanya membawa satu wadah berisi ubi bakar, sementara menu MBG hari itu sebenarnya dibagi dalam dua wadah terpisah. Ia pulang sebelum menerima wadah kedua .

Q: Apakah menu MBG di Majalengka benar hanya ubi bakar?
A: Tidak. SPPG Majalengka memastikan menu lengkap terdiri dari roti, telur rebus, paha ayam, kacang polong, jeruk, susu kotak, serta ubi bakar sebagai tambahan karbohidrat .

Q: Apa penyebab kejadian ini?
A: Penyebabnya adalah kesalahan distribusi di mana menu dibagi dua wadah, namun siswa yang bersangkutan pulang lebih awal karena sekolah menggelar kegiatan pembagian zakat .

Q: Apakah siswa tersebut sudah mendapatkan menu lengkapnya?
A: Ya. Pihak SPPG memastikan kekurangan menu langsung disusulkan di hari yang sama dan siswa sudah mengambilnya .

Penutup

Viralnya keluhan siswa MI di Majalengka ini menjadi pengingat pentingnya koordinasi dan pengawasan dalam pelaksanaan program nasional berskala besar seperti Makan Bergizi Gratis.

Meskipun kejadian ini murni kesalahan teknis distribusi, respons cepat dari SPPG Majalengka patut diapresiasi. Mereka tidak hanya memberikan klarifikasi, tetapi juga langsung mengevaluasi dan memastikan siswa yang bersangkutan mendapatkan haknya.

Ke depan, semoga sinergi antara dapur penyedia, sekolah, dan pihak terkait semakin baik sehingga program mulia ini dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, karena anak-anak adalah generasi penerus yang layak mendapatkan asupan gizi terbaik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.