Jateng

Viral Lurah di Bekasi Minta Uang Sumbangan ke Warga untuk Beli AC, Netizen : Memalukan

Theo Adi Pratama | 12 Maret 2025, 09:48 WIB
Viral Lurah di Bekasi Minta Uang Sumbangan ke Warga untuk Beli AC, Netizen : Memalukan

JATENG.AKURAT.CO, Beredar foto proposal berkop surat dengan alamat kantor Jalan Camar RT 03/RW 07, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatiraden yang mana proposal tersebut tentang permohonan bantuan pengadaan alat pendingin ruangan (AC).

Proposal ini ditandangani langsung oleh lurah Jatiraden, Agus Budiyanto pada Maret 2025.

Dilansir dari akun Ig @jakut.info, proposal tersebut meminta uang sumbangan ke warga untuk membeli AC.

Isi proposal dark kelurahan Jatiraden tersebut kepada warga adalah :

"Dalam rangka mewujudkan pelayanan yang nyaman dan ramah kepada masyarakat Kelurahan Jatiraden, maka perlu diciptakan kondisi ruangan kantor Kelurahan yang sejuk, bersih dan nyaman terutama di ruangan yang menjadi tempat pelayanan bagi masyarakat.

Kantor Kelurahan Jatiraden sekarang ini menempati gedung baru yang cukup luas dengan jumlah ruangan yang lumayan banyak, namun dari segi sarana dan prasarana pendukungnya masih belum memadai, terutama masih kurangnya alat pendingin ruangan (AC).

Maka berkaitan dengan hal tersebut di atas guna menunjang aktivitas aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kami bermaksud mengajukan permohonan bantuan pengadaan pendingin ruangan (AC) kepada perusahaan yang bapak/ibu pimpin," isi surat tersebut.

Hingga Rabu (12/3), postingan ini mendapatkan 3.796 like dan 306 komentar.

Netizen pun ramai berkomentar terkait postingan tersebut, seperti komentar dari akun @dky*** "berarti klo ga pake AC pelayanannya ga ramah. Warga lagi kesusahan bisa2nya minta bantuan,"

"Lawak,* tulis @adli** ikut menimpali

"Selesai sudah lurah kerjaan mu, memalukan," tulis @herru***

"Gaji dan tunjangannya kemana," tulis akun @syarif***

"Ada aja aksinya, jadi pengen tinggal di Bekasi," timpal akun @rifqi*** (Hermas)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.