Elektabilitas Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Jawa Timur Menguat, Capai 60,1 Persen Menurut Survei Terbaru

AKURAT.CO, Hasil survei terbaru Poltracking Indonesia menunjukkan tren positif bagi pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, di Jawa Timur.
Dalam survei yang berjudul 'Peta Suara Pilpres di Provinsi Penentu: Siapa Pemenang di Jawa Timur?', pasangan ini berhasil meraih elektabilitas sebesar 60,1%, dengan tren yang terus naik.
Survei yang dilakukan dalam rentang waktu 25-31 Januari tersebut melibatkan 8000 responden dari 11 Daerah Pemilihan (Dapil) DPR RI Jawa Timur.
Baca Juga: Prabowo Adalah Ksatria, Menghargai Lawan Debat dan Menerima Masukan
Metode survei yang digunakan adalah stratified multistage random sampling dengan margin of error +/- 1,1 persen pada tingkat kepercayaan 95%.
Menurut Poltracking Indonesia, tren kenaikan elektabilitas Prabowo Subianto di Jawa Timur telah konsisten terjadi sejak Juni 2023.
Peningkatan signifikan terjadi dari bulan September 2023 hingga Januari 2024, dengan capaian mencapai 19,5%.
Pada rentang waktu tersebut, Prabowo Subianto dipastikan berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka.
Selain itu, survei juga menunjukkan bahwa elektabilitas pasangan Anies-Muhaimin cenderung stabil, sementara pasangan Ganjar-Mahfud mengalami penurunan.
Pengungkapan kekuatan elektabilitas pasangan Koalisi Indonesia Maju (KIM) menunjukkan distribusi dukungan yang kuat di wilayah Arek, Mataraman, Tapal Kuda, dan Pantura.
Sementara itu, pemilih di Madura menjadi titik kompetitif antara pasangan Anies-Muhaimin dan Prabowo-Gibran.
Dengan tren positif ini, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu pasangan yang diunggulkan dalam kontestasi Pilpres di Jawa Timur.
Meskipun demikian, tantangan tetap ada, dan perjalanan menuju pemilihan presiden akan menjadi arena pertarungan politik yang menarik untuk diamati.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










