MotoGP Amerika 2026: Bagnaia Optimis Bisa Bersaing di Depan Meski Start Minim Poin

JATENG.AKURAT.CO, Francesco Bagnaia boleh bernapas lega. Di penghujung sesi latihan Jumat MotoGP Amerika 2026 di Circuit of the Americas (COTA), pembalap Ducati Lenovo itu nyaris terlempar ke babak kualifikasi pertama (Q1) andai tak mampu mencatatkan waktu cepat di menit-menit akhir.
Beruntung, ia berhasil mengamankan posisi kedelapan dengan catatan 2 menit 01,371 detik, cukup untuk lolos langsung ke Q2. Namun, perjalanan menuju hasil itu tak semulus yang dibayangkan.
Bagnaia mengungkapkan bahwa ia sempat mengalami masalah teknis pada motor GP26-nya saat menjalani time attack, yang memaksanya membatalkan dua percobaan pertama.
Jika sampai gagal masuk sepuluh besar, ia mengakui bakal meluapkan kekesalannya di dalam garasi.
"Jika saya tetap berada di luar 10 besar, saya akan membuat kekacauan, sebuah bencana, di garasi," canda Bagnaia kepada awak media.
Baca Juga: Latihan MotoGP Amerika: Bezzecchi Keempat, Ogura Jadi Kunci di Balik Peningkatan Aprilia
Masalah Teknis yang Membatasi
Bagnaia yang merupakan pemenang balapan COTA musim lalu itu menjelaskan secara lebih rinci kendala yang dihadapinya.
Ia mengungkapkan bahwa ada keterbatasan teknis kecil pada motornya, namun ia optimis masalah tersebut bisa diperbaiki sebelum sesi kualifikasi Sabtu.
"Saya harus membatalkan dua time attack pertama, dan setelah itu, ketika saya memulai lagi, saya tidak bisa mendorong sekencang yang saya inginkan," ujarnya kepada Sky Italy .
Meski demikian, ia menekankan pentingnya lolos ke posisi 10 besar dan menganggap hari Jumat secara keseluruhan cukup positif.
"Dengan ban bekas, saya bisa cepat dan konsisten. Di sini, tidak pernah mudah untuk menyelesaikan pekerjaan dengan banyak lap pada ban karena secara fisik cukup berat bagi semua orang," tambahnya .
Start Musim yang Lambat, Tapi Optimisme Masih Ada
Pencapaian Bagnaia di dua seri awal musim ini memang belum sesuai ekspektasi.
Ia baru mengoleksi 10 poin dari Thailand dan Brasil—sebuah awal yang tergolong lambat bagi seorang juara dunia dua kali.
Namun, ia tetap menunjukkan antusiasme terhadap motor GP26 yang menurutnya bekerja cukup baik, meski diakui ada beberapa keterbatasan yang muncul di Brasil lalu.
"Saya pikir ya, motornya bekerja dengan baik. Di Brasil juga bekerja dengan baik, tetapi setelah itu ada beberapa keterbatasan. Bekerja dengan cara yang kami lakukan sekarang jelas memberi kami peluang lebih baik untuk bertarung di depan, dan saya pikir ini akan menjadi pertama kalinya kami bisa bertahan di sana," ujarnya penuh keyakinan.
Baca Juga: MotoGP Amerika 2026: Bezzecchi Incar Kemenangan Kelima, Marquez Siap Balas Dendam di COTA
Target Akhir Pekan: Bersaing di Depan
Dengan lolosnya Bagnaia ke Q2 secara otomatis, ia kini memiliki pijakan yang lebih kuat untuk mengarungi sisa akhir pekan.
Meski terpaut 0,444 detik dari rekan setimnya, Marc Marquez, yang menjadi yang tercepat di sesi tersebut, Bagnaia menilai bahwa motornya memiliki potensi untuk bersaing.
Ia bertekad untuk melangkah maju pada sesi Sabtu dan menunjukkan performa yang lebih kompetitif.
"Hari ini cukup positif, dan besok kami pasti perlu melangkah maju, tetapi kami berada di tempat yang baik," pungkasnya .
Pertanyaan Umum (FAQ)
1. Mengapa Bagnaia bisa lolos Q2 meski hanya di posisi 8?
Karena aturan MotoGP menetapkan bahwa 10 pembalap tercepat dari gabungan sesi latihan bebas (Practice) langsung lolos ke Q2. Bagnaia berada di posisi 8, sehingga ia aman.
2. Apa yang dimaksud dengan "time attack" yang disebut Bagnaia?
Time attack adalah upaya pembalap untuk mencatatkan waktu tercepat dalam satu atau dua lap dengan menggunakan ban baru dan setelan motor yang dioptimalkan untuk kecepatan maksimal.
3. Apakah masalah teknis yang dialami Bagnaia serius?
Menurut pernyataannya, masalah tersebut adalah "keterbatasan teknis kecil" dan akan diperbaiki sebelum sesi Sabtu. Ia tidak menyebut detail spesifik, namun memastikan tidak akan mengganggu performa di hari berikutnya.
4. Berapa selisih poin Bagnaia dengan pemimpin klasemen saat ini?
Bagnaia baru mengoleksi 10 poin dari dua seri awal, tertinggal cukup jauh dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi yang mengoleksi 56 poin.
5. Apa target Bagnaia di MotoGP Amerika 2026?
Target utamanya adalah bersaing di barisan depan, memperbaiki performa dari dua seri sebelumnya, dan mengamankan poin sebanyak mungkin untuk mulai mengejar ketertinggalan di klasemen.
Pecco Bagnaia berhasil melewati ujian pertama di COTA dengan selamat. Meski harus berjuang melawan masalah teknis dan tekanan waktu, ia membuktikan bahwa pengalaman dan ketenangannya masih menjadi aset berharga.
Kini, tantangan sesungguhnya dimulai: mampukah ia mengejar ketertinggalan dari rekan setimnya yang sedang on fire, Marc Marquez, dan mulai membangun momentum kebangkitan?
Dengan keyakinan bahwa motornya mampu bersaing di depan, akhir pekan ini menjadi momen krusial bagi Bagnaia untuk membalikkan keadaan. Saksikan kualifikasi dan sprint race dini hari nanti!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










