Jateng

Video Viral F1: Kimi Antonelli Minta Maaf Usai Tabrakan di Sprint China, Isack Hadjar Tolak Mentah-mentah

Theo Adi Pratama | 15 Maret 2026, 08:59 WIB
Video Viral F1: Kimi Antonelli Minta Maaf Usai Tabrakan di Sprint China, Isack Hadjar Tolak Mentah-mentah
Formula 1 GP China

JATENG.AKURAT.CO, Sebuah insiden kurang menyenangkan mewarnai gelaran Sprint Race Formula 1 GP China, Sabtu (14/3/2026).

Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, berusaha mendekati rivalnya dari Red Bull, Isack Hadjar, untuk meminta maaf atas insiden tabrakan yang melibatkan mereka di lintasan.

Namun, momen yang seharusnya menjadi ajang pencair ketegangan itu berubah menjadi canggung ketika Hadjar dengan tegas menolak uluran maaf tersebut.

Rekaman yang kemudian beredar luas di media sosial memperlihatkan Antonelli yang mendekati Hadjar yang baru saja keluar dari mobil.

Alih-alih menyambut, pembalap asal Prancis-Aljazair itu justru memberi isyarat tangan kepada Antonelli untuk segera pergi dan tidak menerima permintaan maafnya.

Hingga berita ini diturunkan, video tersebut telah ditonton lebih dari 1,1 juta kali dan menuai beragam reaksi dari para penggemar F1 di seluruh dunia.

Baca Juga: Bencana di Garasi Biru: Williams Tergelincir ke Dasar, Albon Sebut Musim 2026 "Menyakitkan"

Reaksi Publik: Antara Pembelaan dan Kekecewaan

Publik terbelah menyikapi sikap dingin Hadjar. Sebagian penggemar memahami kekecewaan Hadjar yang merasa dirugikan.

"Itu bagian dari balap, Isack. Suatu hari kamu juga pasti akan menabrak seseorang. Terima saja permintaan maafnya dan lanjutkan," komentar seorang warganet.

Namun, ada juga yang membela sikap Hadjar. "Sah saja kok Isack bersikap seperti itu. Dia harus membuktikan diri di kursi Red Bull setiap saat, sementara Kimi selalu dimanja oleh Toto Wolff dan terus menggunakan kartu rookie," tulis yang lain.

Komentar lebih pedas juga muncul. "Bertingkah seolah dia berada di level di atas Kimi dan sudah punya 10 kemenangan balapan. Etika balap ya etika balap, tapi tenang saja," sindir seorang netizen.

Ada pula yang menyayangkan insiden berulang yang melibatkan Antonelli. "Ya, Isack jelas kesal pada Kimi. Kimi harus lebih berhati-hati. Dia sudah terlalu banyak merugikan Red Bull," ujar penggemar lainnya.

Komentar Ralf Schumacher: "Hadjar Masih Akan Belajar"

Mantan pembalap F1 yang kini menjadi pundit Sky Sports Germany, Ralf Schumacher, turut angkat bicara.

Menurutnya, reaksi Hadjar adalah hal yang wajar mengingat karakternya yang kompetitif.

"Biasanya kamu tidak melakukan itu (menolak maaf), karena dia berwatak keras dan tentu saja frustrasi," ujar Schumacher.

Schumacher menilai publik seharusnya tidak langsung menghakimi.

"Saya pikir kita tidak boleh langsung menilai. Setelah 20 putaran, emosi biasanya sudah bisa sedikit mereda. Tapi ya, itu juga karakternya. Dia adalah atlet berkinerja tinggi, seseorang yang sangat fokus dan memberikan segalanya untuk olahraga. Oleh karena itu, reaksi seperti itu kadang bisa terjadi. Tapi tentu saja dia akan belajar. Mungkin lima tahun lagi, dia akan melakukannya dengan cara berbeda," pungkas adik dari legenda F1 Michael Schumacher itu.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Insiden Antonelli dan Hadjar

Q: Apa yang sebenarnya terjadi antara Kimi Antonelli dan Isack Hadjar?
A: Keduanya terlibat insiden tabrakan selama Sprint Race GP China. Antonelli kemudian berusaha meminta maaf secara langsung setelah balapan, namun Hadjar menolaknya.

Q: Mengapa Isack Hadjar menolak permintaan maaf Antonelli?
A: Meski tidak ada pernyataan resmi dari Hadjar, diduga kuat ia masih merasa sangat frustrasi dan kecewa karena insiden tersebut merusak balapannya. Ralf Schumacher juga menyebut bahwa karakter Hadjar yang kompetitif memengaruhi reaksinya.

Q: Bagaimana tanggapan publik terhadap insiden ini?
A: Publik terbelah. Sebagian menganggap sikap Hadjar kurang pantas dan seharusnya menerima maaf, sementara yang lain memahami kekecewaannya dan menilai Antonelli harus lebih berhati-hati.

Q: Apakah insiden ini akan berbuntut panjang?
A: Belum diketahui. Namun, Ralf Schumacher optimis bahwa Hadjar akan belajar dari pengalaman ini dan bereaksi lebih dewasa di masa depan.

Pelajaran Berharga bagi Kedua Pembalap Muda

Insiden antara Kimi Antonelli dan Isack Hadjar menjadi pengingat bahwa tekanan dan emosi di ajas sekompetitif Formula 1 bisa memuncak kapan saja.

Bagi Antonelli, ini adalah pelajaran untuk lebih berhati-hati di lintasan mengingat dampaknya tidak hanya pada dirinya sendiri tetapi juga pada rivalnya.

Bagi Hadjar, meski kekecewaan sangat manusiawi, belajar mengelola emosi dan menerima permintaan maaf adalah bagian dari kedewasaan seorang atlet profesional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.