Klasemen Serie A: Inter Unggul 7 Poin, Cristian Chivu: "Tak Ada yang Berubah"

JATENG.AKURAT.CO, Kekalahan tipis 0-1 dari AC Milan pada Derby della Madonnina di Stadion San Siro, Senin (9/3/2026) dini hari WIB, menjadi pukulan telak bagi Inter Milan.
Namun, pelatih Cristian Chivu memilih untuk tidak larut dalam kekecewaan. Ia mengakui timnya tampil di bawah standar, terutama di babak pertama, tetapi menegaskan bahwa persaingan menuju Scudetto masih jauh dari kata usai.
Dengan keunggulan tujuh poin di puncak klasemen dan masih menyisakan 10 pertandingan, Chivu meminta anak asuhnya untuk segera bangkit dan fokus ke laga-laga selanjutnya.
Baca Juga: Meski Menang, Allegri Ingatkan Milan: "Jangan Lupa, Inter Masih Terkuat"
Akui Performa Buruk, Chivu Soroti Masalah di Lini Depan
Dalam wawancara dengan DAZN Italia usai pertandingan, Chivu secara blak-blakan mengakui bahwa timnya gagal tampil maksimal, terutama di 45 menit pertama.
"Babak pertama kami berada di bawah standar dengan tempo permainan yang lambat. Lalu kami kebobolan dan itu menjadi pukulan," ujar Chivu .
Gol tunggal kemenangan Milan dicetak oleh Pervis Estupiñán pada menit ke-35, memanfaatkan umpan terobosan dari Youssouf Fofana.
Chivu menjelaskan bahwa setelah jeda, timnya mencoba meningkatkan intensitas dan sempat menciptakan peluang melalui Federico Dimarco.
Namun, upaya untuk membongkar pertahanan rapat Milan selalu gagal.
Inter memang tampil tanpa dua striker andalan mereka. Marcus Thuram absen karena gejala flu, sementara kapten Lautaro Martínez masih dalam masa pemulihan cedera.
Akibatnya, duet penyerang muda Francesco Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny diturunkan sejak awal, namun kesulitan membangun chemistry di lini depan .
"Kami sebenarnya bisa dan seharusnya tampil lebih baik. Para penyerang kami masih muda dan tidak melakukan apa yang biasanya kami minta, tetapi itu bukan alasan. Saya tetap senang dengan usaha mereka karena mereka satu-satunya opsi yang kami miliki. Untuk dua pemain muda seperti mereka, ini pengalaman berharga," tambah Chivu.
Tetap Tenang, Keunggulan Tujuh Poin Masih di Tangan Inter
Meski kalah, Chivu menolak untuk panik. Ia mengingatkan bahwa Inter masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 67 poin, unggul tujuh poin dari Milan yang kini menguntit di posisi kedua.
Dengan 10 pertandingan tersisa dan 30 poin yang masih diperebutkan, pelatih asal Rumania itu percaya bahwa takdir Scudetto masih sepenuhnya di tangan Inter.
"Masih ada 10 pertandingan tersisa dengan 30 poin yang bisa diraih, jadi kami harus membangun dari apa yang sudah kami lakukan sejauh ini. Kami masih memiliki keunggulan tujuh poin dan tidak akan ada yang berubah bahkan jika kami menang malam ini," kata Chivu tegas .
Kekalahan ini juga memperpanjang catatan minor Inter di beberapa laga terakhir.
Sebelumnya, mereka ditahan imbang 0-0 oleh Como di semifinal Coppa Italia dan tersingkir dari Liga Champions di babak play-off.
Namun, Chivu menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dan fokus pada target utama: mempertahankan gelar Serie A.
FAQ Seputar Kekalahan Inter dari Milan
Q: Apa penyebab utama kekalahan Inter dari Milan?
A: Chivu menyebut performa buruk di babak pertama dan kegagalan memanfaatkan peluang sebagai penyebab utama. Absennya dua striker utama, Thuram dan Martínez, juga mempengaruhi ketajaman lini depan .
Q: Berapa selisih poin Inter dan Milan saat ini?
A: Inter masih memimpin klasemen dengan 67 poin, unggul tujuh poin dari Milan di posisi kedua dengan 60 poin .
Q: Berapa pertandingan tersisa di Serie A musim ini?
A: Masih ada 10 pertandingan tersisa dengan total 30 poin yang diperebutkan .
Q: Bagaimana peluang Inter mempertahankan Scudetto?
A: Chivu tetap optimistis. Dengan keunggulan tujuh poin, Inter masih sangat di atas angin. "Tak ada yang berubah," tegasnya .
Penutup
Kekalahan di Derby della Madonnina memang menyakitkan bagi para pendukung Inter.
Namun, seperti kata pepatah, musim belum berakhir hingga wasit meniup peluit panjang di laga terakhir.
Cristian Chivu mengajarkan kita untuk tetap tenang di tengah badai. Dengan keunggulan tujuh poin yang masih nyaman, dan sisa pertandingan yang tidak sedikit, peluang untuk mengangkat trofi Scudetto masih terbuka lebar.
Kini, fokus harus segera beralih. Bangkit, berbenah, dan buktikan bahwa Inter adalah tim terkuat di Italia musim ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional








