Benturan Brutal di Liga 4 Jateng, PSSI Jateng Ancam Hukuman Berat Kiper PSIR dan Wasit, Pemain Persikaba Dirawat di Rumah Sakit

JATENG.AKURAT.CO, Laga panas Liga 4 Jawa Tengah antara PSIR Rembang melawan Persikaba Blora berubah menjadi insiden mengerikan.
Gelandang andalan Persikaba, Rizal, harus dilarikan ke rumah sakit usai mengalami benturan keras dengan Kiper PSIR Rembang.di area kotak penalti yang memicu kecaman keras dari Asprov PSSI Jawa Tengah.
Insiden tersebut terjadi pada pertengahan babak kedua, saat kedua tim terlibat perebutan bola liar di jantung pertahanan PSIR Rembang.
Rizal yang berusaha menyambar bola justru terkena kontak fisik telat dari kiper tuan rumah. Benturan keras tak terhindarkan dan membuat sang gelandang langsung terkapar di lapangan.
Wasit sempat menghentikan pertandingan selama beberapa menit untuk memberi kesempatan tim medis masuk ke lapangan.
Kondisi Rizal dinilai tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan, sehingga ia langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD di Kabupaten Rembang untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Berdasarkan keterangan resmi Manajemen Persikaba Blora dalam rilis pers bernomor 045/PR-PERS/I/2026, Rizal tiba di rumah sakit dalam kondisi sadar namun mengeluhkan nyeri hebat pada bagian tubuh yang mengalami benturan.
Tim medis klub mendampingi pemeriksaan lanjutan berupa rontgen dan pemindaian untuk memastikan tingkat keparahan cedera, termasuk kemungkinan cedera tulang atau organ dalam.
Manajemen Persikaba menegaskan akan memastikan Rizal memperoleh perawatan terbaik hingga pulih total, serta meminta doa dari seluruh suporter agar sang pemain segera diberikan kesembuhan.
Terkait insiden di lapangan, klub menyerahkan sepenuhnya proses evaluasi dan penindakan kepada Komite Disiplin penyelenggara liga.
Insiden ini memicu reaksi keras dari Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, Yoyok Sukawi. Ia mengutuk keras tindakan yang dinilai telah mencederai nilai sportivitas dan fair play dalam sepak bola.
“Saya mengutuk keras tindakan yang merusak nilai sportivitas dan fair play. Saya juga mendukung penuh Komite Disiplin dan Komite Wasit untuk menghukum berat para pelaku termasuk wasit yang bertugas. Tadi malam Komdis dan Komwas sudah rapat darurat dan langsung diputuskan, hari ini keputusan tersebut akan keluar,” tegas Yoyok Sukawi.
Informasi yang beredar dari Forum Wasit Indonesia menyebutkan, pelaku kekerasan dalam laga tersebut terancam hukuman berat.
Tak hanya itu, wasit yang memimpin pertandingan, Nur Yasin asal Kudus, juga disebut akan mendapatkan sanksi tegas karena dinilai mengabaikan dan membiarkan terjadinya tindakan kekerasan di lapangan.
Kasus ini menjadi sorotan tajam publik sepak bola Jawa Tengah dan menambah daftar panjang insiden kekerasan di kompetisi daerah, sekaligus menjadi ujian serius bagi komitmen federasi dalam menegakkan disiplin dan keadilan di lapangan hijau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'






