Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, 15 Februari 2025: Pemain Cekik Wasit, Suporter Lempar Air, dan Ruang Ganti Hancur! Berikut Detail Lengkapnya!

JATENG.AKURAT.CO, Hasil sidang dari Komite Disiplin PSSI tanggal 15 Februari 2025 telah mengeluarkan keputusan-keputusan tegas yang langsung menjadi sorotan publik.
Mulai dari pemain yang cekik wasit, suporter yang melempar air, hingga ruang ganti yang dirusak, simak rangkuman lengkapnya berikut ini!
1. Tim PSPS Pekanbaru
- Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
- Pertandingan: PSPS Pekanbaru vs Persiraja Aceh
- Tanggal Kejadian: 11 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning
- Hukuman: denda Rp.25.000.000,-
2. Klub PSPS Pekanbaru
- Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
- Pertandingan: PSPS Pekanbaru vs Persiraja Aceh
- Tanggal Kejadian: 11 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan air dalam kemasan yang dilakukan oleh penonton PSPS Pekanbaru
- Hukuman: denda Rp.10.000.000,-
3. Sdr. Muhammad Rizky Yusuf NST (pemain Tim Persiraja Aceh)
- Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
- Pertandingan: PSPS Pekanbaru vs Persiraja Aceh
- Tanggal Kejadian: 11 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: melakukan tindakan tandukan, dorongan, pukulan serta mencekik leher wasit
- Hukuman: larangan bermain selama 6 (enam) bulan; denda Rp.25.000.000,-
4. Sdr. Matheus Henrique Machado De Santana (pemain Tim Persiraja Aceh)
- Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
- Pertandingan: PSPS Pekanbaru vs Persiraja Aceh
- Tanggal Kejadian: 11 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: melakukan protes berlebihan kepada perangkat pertandingan
- Hukuman: Teguran keras
5. Tim Persiraja Aceh
- Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
- Pertandingan: PSPS Pekanbaru vs Persiraja Aceh
- Tanggal Kejadian: 11 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: adanya perusakan di ruang ganti Tim Persiraja Aceh
- Hukuman: denda Rp.12.500.000,-
Sidang Komite Disiplin PSSI tanggal 15 Februari 2025 ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momen yang menggambarkan dinamika sepak bola Indonesia.
Dari pemain yang cekik wasit hingga ruang ganti yang hancur, semua keputusan ini menjadi bukti bahwa PSSI tidak akan toleran terhadap tindakan yang merusak integritas olahraga.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








