Jateng

Gawat! Pemain Sriwijaya FC Mogok Bertanding Jelang Duel dengan PSPS Pekanbaru

Afri Rismoko | 10 Desember 2024, 06:10 WIB
Gawat! Pemain Sriwijaya FC Mogok Bertanding Jelang Duel dengan PSPS Pekanbaru

AKURAT.CO, Sriwijaya FC kembali diterpa krisis internal. Sebanyak 27 pemainnya secara resmi menyatakan akan mogok bertanding dalam laga pekan ke-15 Liga 2 Indonesia musim 2024/2025 melawan PSPS Pekanbaru pada Sabtu (14/12/2024).

Pernyataan itu tertuang dalam sebuah surat resmi yang ditandatangani di atas materai senilai Rp10 ribu.

Para pemain menuntut manajemen segera menyelesaikan hak-hak mereka yang belum dibayarkan.

“Dengan ini menyatakan kami seluruh pemain Sriwijaya FC tidak akan mengikuti pertandingan tanggal 14 Desember 2024 vs PSPS Pekanbaru sebelum semua hak kami dibayarkan/diselesaikan,” demikian isi surat yang ditandatangani oleh seluruh pemain pada Sabtu (7/12/2024).

Masalah Internal yang Berlarut-larut

Krisis di tubuh Sriwijaya FC bukanlah hal baru. Sejak awal musim Liga 2 2024/2025, berbagai isu finansial telah menghantui klub yang dikenal sebagai salah satu raksasa sepak bola Indonesia ini.

Pemogokan yang dilakukan oleh para pemain menjadi puncak dari kekecewaan terhadap manajemen yang dianggap lalai dalam memenuhi kewajiban.

Baca Juga: UPDATE KLASEMEN Grup B Piala AFF 2024, Hasil Akhir FULL TIME Laos vs Vietnam - Myanmar vs Indonesia di Laga Perdana

Jika masalah ini tidak segera diselesaikan, Sriwijaya FC menghadapi risiko besar, termasuk penurunan performa tim dan sanksi dari operator Liga 2.

Absennya para pemain inti dalam pertandingan melawan PSPS Pekanbaru bisa menjadi pukulan telak bagi ambisi klub untuk lolos ke babak delapan besar.

Aksi mogok yang dilakukan para pemain ini menjadi pengingat keras bagi manajemen Sriwijaya FC untuk segera mengambil langkah konkret.

Tidak hanya demi mempertahankan kehormatan klub, tetapi juga demi menjaga kepercayaan para pemain dan suporter setia Laskar Wong Kito.

Dengan waktu yang semakin dekat menuju laga melawan PSPS Pekanbaru, keputusan dari manajemen menjadi kunci untuk mengatasi krisis ini.

Apakah Sriwijaya FC mampu menyelesaikan masalah internal dan menghindari dampak lebih lanjut? Publik sepak bola Indonesia menanti langkah berikutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A