Gol Persik Kediri ke Gawang PSIS Semarang Lewat Lemparan Dalam Tidak Sah, Ini Alasannya

AKURAT.CO KEDIRI - Laga pekan ke-10 BRI Liga 1 antara Persik Kediri vs PSIS Semarang berlangsung seru dan menarik.
PSIS Semarang unggul lebih dahulu atas Persik lewat gol Taisei Marukawa di menit ke-34 babak pertama.
Sebelum kemudian Persik Kediri berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 atas PSIS, lewat tendangan penalti Renan Silva.
Menariknya, sebelum gol lewat tendangan penalti, Persik Kediri sempat menjebol gawang PSIS Semarang lewat lemparan ke dalam.
Bola yang dilempar dari sisi kanan pertahanan PSIS Semarang tersebut langsung masuk ke gawang PSIS yang dijaga Rizky Darmawan.
Melihat hal ini, membuat para pemain PSIS Semarang melakukan protes kepada wasit dan meminta agar tidak mensahkan gol tersebut.
Baca Juga: Ganjar dan Puan Siap Kobarkan Semangat Kader PDIP untuk Raih Hattrick Kemenangan
Wasit yang memimpin pertandingan pun sempat berdiskusi dengan asisten wasit atau hakim garis, sebelum kemudian memutuskan bahwa gol tersebut tidak sah.
Selanjutnya meminta pertandingan dilanjutkan kembali lewat tendangan gawang.
Lalu apa penyebab gol dari lemparan kedalam tersebut tidak sah?
Diketahui dari penilaian wasit, bola hasil lemparan kedalam pemain Persik Kediri tersebut, tidak menyentuh salah seorang pemain baik dari lawan atau kawan, sebelum masuk ke gawang PSIS.
Sesuai aturan, lemparan ke dalam tidak sah untuk mencetak gol menurut Law 15 dalam IFAB Laws of the Game 2021/221, jika terjadi hal berikut ini.
Gol tidak sah, jika lemparan ke dalam langsung masuk ke gawang, namun tidak ada pemain yang menyentuh bola terlebih dahulu.
Baca Juga: Ganjar Revitalisasi Kawasan PRPP Menjadi Community Recreation and Sports Hub
Jika gol terjadi di gawang sendiri maka akan dilakukan sepak pojok, sedangkan di gawang lawan maka dilakukan tendangan gawang.
Bola hasil lemparan ke dalam dinyatakan sah, apabila terlebih dulu menyentuh rekan satu tim atau pemain dari tim lawan, terkecuali tangan, karena jika lemparan ke dalam menyentuh tangan pemain lain (termasuk penjaga gawang sendiri) maka wasit akan menganggap itu sebagai hands ball.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Apakah Besok Senin 24 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama Maulud Nabi? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 2Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 3Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 4Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 5Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 6Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 7Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 8Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 9Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 10Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta







