Waspada Pemudik! 6 Titik di Semarang Ini Rawan Macet saat Mudik Lebaran 2026

JATENG.AKURAT.CO, Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Semarang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bergerak cepat.
Rapat Koordinasi dan High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) digelar di Ruang Lokakrida, Gedung Balai Kota Semarang, pada Kamis (12/3/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh elemen pemerintahan dan pemangku kepentingan siap menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat yang diprediksi akan mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, secara tegas menyampaikan bahwa Kota Semarang merupakan salah satu simpul vital arus mudik di Pulau Jawa. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi keniscayaan.
“Ini penting untuk memastikan keamanan, kelancaran transportasi, stabilitas harga pangan, serta kesiapan layanan publik selama masa mudik dan libur Idulfitri,” ujarnya.
Forum ini membahas berbagai langkah konkret untuk mengantisipasi arus mudik dan balik Lebaran 2026 yang diprediksi akan mencapai jutaan kendaraan.
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik
Berdasarkan hasil pembahasan dalam rapat, pemerintah memetakan perkiraan puncak arus mudik dan balik.
Informasi ini penting bagi masyarakat agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14–15 Maret 2026 dan 18–20 Maret 2026.
Sementara itu, untuk arus balik, puncak kepadatan diprediksi berlangsung pada 23–24 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.
Titik Rawan Macet di Semarang
Pemkot Semarang bersama Forkopimda juga telah memetakan sejumlah titik di Kota Semarang yang berpotensi menjadi simpul kemacetan selama periode Lebaran.
Para pemudik dan wisatawan yang melintas di ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini diimbau untuk waspada dan mengantisipasi kepadatan di lokasi-lokasi berikut:
Gerbang Tol Kalikangkung: Titik utama keluar masuk kendaraan dari dan menuju jaringan tol Trans Jawa ini dipastikan akan menjadi salah satu lokasi terpadat.
Krapyak
Banyumanik
Jatingaleh
Gayamsari
Kaligawe: Kawasan ini menjadi jalur utama perlintasan kendaraan yang menghubungkan Semarang dengan daerah-daerah di sekitarnya.
Untuk mengatasi potensi kepadatan, Pemkot Semarang telah menyiapkan berbagai langkah kesiapsiagaan.
Selain memastikan kelancaran lalu lintas dan kesiapan fasilitas transportasi, pemerintah juga akan memperkuat layanan kesehatan serta siaga penanggulangan bencana.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terkini dari kanal resmi dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Dengan persiapan yang matang dan kerja sama semua pihak, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Kota Semarang dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik. Selamat menempuh perjalanan kembali ke kampung halaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










