Kudus Zero Alkohol: Polres Musnahkan Ribuan Botol Miras Jelang Lebaran 2026

JATENG.AKURAT.CO, Komitmen Kabupaten Kudus sebagai wilayah bebas minuman keras kembali ditegaskan.
Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriyah, Polres Kudus melakukan pemusnahan massal ribuan botol minuman keras (miras) di Alun-Alun Simpang 7 Kudus, Kamis (12/3) sore.
Langkah preventif ini diambil guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama masa mudik dan Lebaran 2026.
Hasil Operasi Pekat: 4.268 Botol Miras Disita
Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, mengungkapkan bahwa ribuan botol haram tersebut merupakan hasil dari Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digencarkan selama satu bulan terakhir.
“Total ada 4.268 botol miras yang kami amankan dan musnahkan hari ini. Rinciannya terdiri dari 2.621 botol miras berbagai merek pabrikan dan 1.647 botol miras jenis arak atau ciu,” terang AKBP Heru.
Pemusnahan ini menjadi pesan tegas bagi para pengedar bahwa kepolisian tidak memberi ruang bagi peredaran alkohol yang kerap menjadi pemicu tindak kriminalitas, mulai dari perkelahian hingga kecelakaan lalu lintas.
Persiapan Operasi Ketupat Candi 2026
Selain pemusnahan miras, Polres Kudus juga mematangkan persiapan Operasi Ketupat Candi 2026.
Operasi kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai dari 13 hingga 25 Maret 2026.
Sebanyak 460 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait disiagakan untuk mengawal arus mudik dan balik.
Untuk menunjang pengamanan, beberapa titik pos strategis telah didirikan, antara lain:
- Pos Terpadu: Depan Pendapa Kabupaten Kudus.
- Pos Pelayanan: Kawasan Terminal Kudus.
- Pos Pengamanan: Kawasan Krawang.
Bupati Kudus: Tegakkan Perda Zero Alkohol
Di lokasi yang sama, Bupati Kudus Samani Intakoris kembali mengingatkan masyarakat mengenai aturan daerah yang sangat ketat terkait alkohol.
Berdasarkan peraturan daerah yang berlaku, Kudus merupakan wilayah Zero Alkohol.
“Sangat disayangkan miras masih ditemukan beredar di tengah masyarakat. Padahal secara aturan, Kudus harus bersih dari alkohol,” tegas Samani.
Ia juga mengimbau warga, organisasi masyarakat (ormas), serta tokoh agama untuk bersinergi dalam mengawasi lingkungan masing-masing.
Menurutnya, menjaga Kudus tetap aman bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen warga.
"Jangan konsumsi miras karena dampaknya merusak kesehatan dan memicu gangguan keamanan seperti tawuran. Mari kita jaga kesucian bulan Ramadan dan kenyamanan Idulfitri di Kudus," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










