Jelang Arus Mudik 2026, Infrastruktur Jalan di Semarang Jadi Sorotan DPRD

JATENG.AKURAT.CO, Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kondisi infrastruktur jalan di Kota Semarang menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang.
Dewan menilai perbaikan jalan rusak harus dipercepat agar perjalanan para pemudik yang melintasi ibu kota Jawa Tengah tersebut tetap aman dan nyaman.
Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, mengatakan kota ini menjadi salah satu titik penting yang dilalui pemudik, baik yang memiliki tujuan akhir di Semarang maupun yang hanya melintas menuju daerah lain. Karena itu, kesiapan infrastruktur dinilai sangat krusial.
Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Semarang Gelar Bazar Ramadan Serentak di 177 Kelurahan
Menurutnya, perbaikan tidak hanya menyasar jalan rusak, tetapi juga fasilitas pendukung seperti penerangan jalan hingga penanganan pohon rawan tumbang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem.
Hal tersebut disampaikan Kadarlusman saat menjadi narasumber dalam talkshow bersama DPRD Kota Semarang dan Forum Wartawan Kota (Forwakot) bertema kesiapan infrastruktur menjelang arus mudik 2026 yang digelar di Maari Resto Ventura Semarang, Rabu (11/3/2026).
Pilus, sapaan akrab Kadarlusman, menegaskan bahwa penanganan kerusakan jalan tidak sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah kota. Sejumlah ruas jalan merupakan kewenangan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Karena itu, DPRD meminta Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang untuk lebih proaktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi agar perbaikan jalan berlubang akibat musim hujan bisa segera ditangani.
Ia menilai kondisi jalan yang rusak berisiko tinggi bagi pemudik, terutama bagi pengendara yang sudah menempuh perjalanan jauh dan mengalami kelelahan. Risiko tersebut bisa terjadi baik di jalur utama seperti Pantura, jalur lintas tengah maupun selatan, hingga jalur alternatif yang kerap dipilih pemudik untuk menghindari kepadatan.
Selain jalur utama, DPRD juga menyoroti pentingnya pembenahan jalan alternatif. Menurut Pilus, selama ini penanganan jalur utama relatif lebih cepat dilakukan melalui tambal sulam maupun pengaspalan.
Namun demikian, sejumlah jalur alternatif dinilai masih membutuhkan perhatian lebih agar benar-benar layak dilalui selama musim mudik.
“Kami berharap perbaikan jalan alternatif yang belum selesai bisa dituntaskan secara menyeluruh agar pemudik merasa aman dan tenang saat melintas di Kota Semarang,” ujarnya.
Sementara itu, jurnalis RRI Semarang Henny Rachmawati menilai Pemerintah Kota Semarang sebenarnya sudah cukup responsif dalam melakukan pembenahan drainase dan penanganan jalan berlubang menjelang musim mudik.
Menurutnya, perbaikan terutama diperlukan pada ruas jalan yang masih sering mengalami genangan saat hujan, salah satunya karena fungsi rumah pompa yang belum bekerja secara optimal.
Ia berharap penanganan infrastruktur yang dilakukan secara terpadu dan sistematis dapat memberikan rasa aman bagi para pemudik. Selain itu, kondisi sarana dan prasarana yang baik juga berpotensi membuat pemudik lebih nyaman singgah dan berlibur di Kota Semarang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Kapolda Jateng Tegas: Tak Ada Ampun bagi Polisi yang Bekingi Kejahatan









