Jateng

Mudik Lebaran via Tegal? Waspadai Beberapa Titik Rawan Kecelakaan dan Macet selama Operasi Ketupat Candi 2026

Theo Adi Pratama | 7 Maret 2026, 14:25 WIB
Mudik Lebaran via Tegal? Waspadai Beberapa Titik Rawan Kecelakaan dan Macet selama Operasi Ketupat Candi 2026
Foto ilustrasi - Waspadai beberapa titik rawan kecelakaan di wilayah Tegal selama mudik Lebaran

JATENG.AKURAT.CO, Pernahkah Anda membayangkan terjebak macet berjam-jam di tengah perjalanan mudik, sementara waktu berbuka puasa semakin dekat? Atau mungkin Anda pernah mengalami momen menegangkan saat melewati jalur yang rawan kecelakaan tanpa mengetahui titik bahayanya?

Menjelang Lebaran 2026, Polres Tegal bersama Pemerintah Kabupaten Tegal bergerak cepat untuk memastikan hal-hal tersebut tidak terjadi pada para pemudik. Mereka telah memetakan potensi kerawanan lalu lintas dan menyusun skenario rekayasa guna menjamin Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) selama periode mudik dan libur Lebaran.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Pratama Gubunagi, melalui Kasat Lantas AKP Bharatungga Dharuning Pawuri, menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya fokus pada arus kendaraan dari luar kota, tetapi juga mengakomodir mobilitas warga lokal. Bagi Anda yang berencana melintasi wilayah Tegal, simak baik-baik informasi penting berikut ini agar perjalanan mudik Anda tetap aman dan nyaman.

Apa Itu Operasi Ketupat Candi 2026?

Operasi Ketupat Candi 2026 adalah operasi terpadu yang dilaksanakan oleh Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di wilayah hukum Polres Tegal, dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya. Tujuannya adalah menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, serta menekan angka kecelakaan selama periode mudik.

Rekayasa Lalu Lintas di Titik Macet Utama

Berdasarkan pemetaan, beberapa kawasan di Tegal diprediksi akan mengalami kepadatan tinggi. Polres Tegal telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

1. Kawasan Banjaran Adiwerna: Penertiban Pasar

Kawasan Pasar Banjaran dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi yang ramai. Untuk mencegah kemacetan akibat aktivitas pasar yang meluber ke badan jalan, Polres Tegal berkoordinasi dengan Dinas Koperasi & UKM. Penertiban akan dilakukan agar para pedagang tidak berjualan di bahu jalan, sehingga arus lalu lintas tetap lancar.

2. Pasar Bawang: Sistem One Way ke Barat

Salah satu titik krusial adalah Pasar Bawang. Di sini, polisi akan memberlakukan sistem satu arah (one way) ke barat. Kendaraan hanya diperbolehkan masuk melalui pintu pasar, sementara arus keluar akan dialihkan melalui Simpang Tiga Ujungrusi (Yonif 407). Sosialisasi skenario ini akan dimulai pada H-3 Operasi Ketupat agar para pengguna jalan sudah memahami pengalihan arus.

3. Simpang Klonengan Margasari: Skenario Aglomerasi

Di Simpang Klonengan, Margasari, yang merupakan pertemuan arus dari berbagai arah, diterapkan skenario aglomerasi. Polres Tegal akan berkoordinasi intens dengan Satlantas Brebes dan Banyumas untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di jalur selatan. Skenario ini memungkinkan pengalihan arus secara dinamis sesuai dengan kepadatan di lapangan.

Daftar Jalur Rawan Kecelakaan (Black Spot) di Tegal

Keselamatan adalah prioritas utama. Polres Tegal mengidentifikasi beberapa titik rawan kecelakaan atau black spot yang wajib diwaspadai para pemudik.

  • Jalur Pantura: Ruas jalan utama ini rawan kecelakaan akibat kondisi jalan yang lurus dan lebar, yang kerap memicu pengemudi lengah atau memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Minimnya penerangan di beberapa titik juga menambah risiko.

  • Jalur Dua (Selatan): Titik rawan terpantau mulai dari Jalan Selatan 407 hingga Trayeman. Jalur ini memiliki kontur jalan yang berkelok dan menanjak.

  • Jalur Satu: Meliputi wilayah Adiwerna, Jembayat, Marga Ayu, hingga Margasari. Kepadatan dan aktivitas persimpangan menjadi penyebab utama kerawanan di sini.

  • Perlintasan Kereta Api: Waspadai blind spot di perlintasan sebidang yang minim penerangan atau terhalang vegetasi. Pastikan untuk berhenti, tengok kanan-kiri, dan pastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum melewati rel.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.