JATENG.AKURAT.CO, Seorang personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kebumen, Mochamad Faik (34), meninggal dunia saat menjalankan tugas pengamanan dan evakuasi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), di Dukuh Krajan RT 02 RW 03 Desa Krakal, Kecamatan Alian, pada Senin (2/2), sekitar pukul 14.30 WIB.
Evakuasi tersebut merupakan tugas kemanusiaan yang melibatkan tim gabungan dari Puskesmas Alian, tiga anggota Polsek Alian Polres Kebumen, dua anggota Koramil Alian, lima anggota Satpol PP, satu perwakilan pemerintah desa, serta keluarga pelaku bernama Ruwandi.
ODGJ tersebut sebelumnya telah membuat resah warga sekitar sehingga mendapatkan laporan masyarakat.
Saat hendak diamanatkan untuk dievakuasi, Ruwandi menolak dan keluar rumah dengan membawa berbagai senjata tajam dan benda tumpul seperti sabit, linggis, serta pisau daging yang diletakkan di pinggang.
Ketika akan dimasukkan ke ambulans, pelaku melawan petugas dengan mengayunkan senjata.
Petugas sempat berupaya merampas senjata namun tidak berhasil. Pelaku kemudian mengejar Mochamad Faik dan mengayunkan sabit hingga menyebabkan luka sayat serius di bagian leher sebelah kiri yang mengakibatkan pendarahan hebat.
Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soedirman Kebumen untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, sekitar 30 menit setelah perawatan, ia dinyatakan meninggal dunia.
Polres Kebumen telah melakukan penyelidikan mendalam terkait kejadian ini dan mengamankan barang bukti berupa sabit, pisau daging, serta linggis.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengungkapkan duka mendalam atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.
Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Dwi Atma Yofi Wira Brata, menambahkan bahwa kasus ini ditangani sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam penanganan awal, pihak kepolisian juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengajukan permintaan visum et repertum kepada pihak rumah sakit.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kebumen, Ira Puspitasari, juga menyampaikan rasa duka mendalam atas kehilangan rekan kerja tersebut.
Ia mengatakan, bahwa sebelum evakuasi dilakukan, tim gabungan telah melakukan koordinasi matang untuk meminimalisir risiko, namun proses evakuasi di lapangan tidak berjalan mulus karena pelaku mengunci diri di dalam rumah dan menyerang begitu pintu terbuka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional









