Jateng

Digelar 4 Januari 2026 di Ponpes Al Itqoon, Ini Rangkaian Konfercab X PC GP Ansor Kota Semarang

Theo Adi Pratama | 7 Desember 2025, 19:22 WIB
Digelar 4 Januari 2026 di Ponpes Al Itqoon, Ini Rangkaian Konfercab X PC GP Ansor Kota Semarang

JATENG.AKURAT.CO, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang tengah bersiap menyongsong salah satu agenda internal terpenting lima tahunan.

Konferensi Cabang (Konfercab) X yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Januari 2026 di Pondok Pesantren Al Itqoon Bugen, Tlogosari Wetan, Kota Semarang. 

Berbagai tahapan pra-Konfercab telah disusun secara detail oleh panitia, menandai proses suksesi kepemimpinan yang diharapkan berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Ketua Organizing Committee (OC) Konfercab X GP Ansor Kota Semarang, Zamah Syari, menyampaikan bahwa rangkaian panjang kegiatan menjadi bagian tak terpisahkan dari mekanisme pemilihan Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor masa khidmah 2026–2030.

“Hari ini agenda kita launching logo Konfercab X GP Ansor Kota Semarang,” ujar Zamah usai kegiatan peluncuran logo di Gedung PCNU Kota Semarang, Kamis (4/12/2025) malam. 

Peluncuran logo tersebut menjadi simbol resmi dimulainya rangkaian proses menuju Konfercab.

Akreditasi PAC dan Ranting

Salah satu tahap paling krusial dalam proses menuju Konfercab adalah akreditasi. Penilaian ini menentukan hak penuh setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting (PR) untuk mengirimkan utusan dan memberikan suara dalam pemilihan ketua.

Zamah merinci, PW GP Ansor Jawa Tengah akan melakukan akreditasi untuk 14 PAC pada 12 Desember 2025. Sementara itu, akreditasi untuk 53 PR di tingkat kelurahan akan dilakukan oleh PC GP Ansor Kota Semarang pada 13 Desember 2025.

“Penentuan peserta dilakukan pada 14 Desember. Akreditasi ini bukan hak panitia, jadi kami hanya menerima hasil saja. Jika ada yang keberatan dengan hasil akreditasi, bisa disampaikan langsung kepada pimpinan,” tegasnya.

Tahapan akreditasi ini lazimnya menjadi perhatian serius kader, karena menentukan kelayakan suara dan hak representasi. 

Transparansi proses diharapkan dapat menghindarkan sengketa administratif yang kerap muncul dalam proses permusyawaratan organisasi.

Ziarah dan Rekreasi

Uniknya, pada tanggal 14 Desember 2025, panitia juga mengagendakan kegiatan zirkasi (ziarah dan rekreasi). 

Dua bus telah disiapkan untuk mengangkut peserta dalam rangkaian kegiatan yang diharapkan mampu memperkuat ikatan emosional di antara kader dari berbagai tingkatan.

Zamah menilai kegiatan ini penting untuk menjaga keakraban dan keharmonisan menjelang kontestasi pemilihan. 

“Ada dua bus yang disiapkan,” ujarnya singkat.

Penetapan Kandidat

Tahap Pra-Konfercab dijadwalkan pada 16 Desember 2025 dengan agenda Sidang Pleno I yang membahas tata tertib Konfercab X. 

Pada tanggal ini, peserta akan memastikan bahwa seluruh aturan main, mekanisme persidangan, hingga teknis pemilihan disepakati bersama.

Sehari setelahnya, 17 Desember 2025, panitia membuka pendaftaran bakal calon ketua sekaligus melakukan verifikasi dan penetapan kandidat resmi. 

Pendaftaran hanya berlangsung selama dua jam, yakni pukul 20.00–22.00 WIB, suatu mekanisme yang dibuat untuk menjaga ketertiban administrasi sekaligus memastikan kandidat benar-benar siap.

Debat Kandidat

Salah satu terobosan dalam Konfercab X kali ini adalah penyelenggaraan debat kandidat, yang dikemas dalam format “Ngopi Bareng Calon Ketua”. Acara ini rencananya digelar pada 9 Desember 2025 malam di Gedung PCNU Kota Semarang.

“Nah tahun ini beda dari sebelumnya karena ada debat kandidat,” jelas Zamah.

Debat ini diharapkan mampu membuka ruang dialog antara kandidat dan kader, memperjelas visi-misi, serta memberikan perspektif yang lebih jernih kepada para pemilik suara.

Kampanye dan Rekomendasi

Tahapan penting lainnya adalah masa kampanye, yang berlangsung pada 20–29 Desember 2025. 

Pada periode ini, para kandidat dipersilakan turun langsung ke bawah untuk mendapatkan rekomendasi resmi dari PAC maupun PR. 

Rekomendasi ini tidak hanya menjadi legitimasi politik, tetapi juga parameter dukungan riil dari struktur organisasi di tingkat dasar.

Seluruh rekomendasi wajib dikumpulkan pada 30 Desember 2025 malam dalam waktu yang sangat terbatas, yakni 2 jam (20.00–22.00 WIB). 

Pengetatan waktu pengumpulan dibuat agar proses administrasi berlangsung lebih terukur sekaligus menghindari manuver politik mendadak.

Masa Tenang

Setelah seluruh tahapan kampanye berakhir, panitia menetapkan 31 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 sebagai masa tenang. Pada periode ini seluruh aktivitas berkaitan dengan suksesi kandidat harus dihentikan sepenuhnya.

“Ada waktu tiga hari untuk masa tenang, dan kami harapkan sudah mufakat dengan riang gembira pada saat pelaksanaan Konfercab,” ujar Zamah.

Masa ini menjadi ruang reflektif bagi para kader untuk menata kembali semangat persatuan serta memastikan proses musyawarah tidak dicederai oleh gesekan-gesekan politik.

Momentum Konsolidasi 

Konfercab X GP Ansor Kota Semarang bukan semata ajang pemilihan ketua. Lebih dari itu, konferensi ini merupakan momentum strategis untuk:

- mengevaluasi program lima tahun sebelumnya,

- menetapkan arah gerakan organisasi ke depan,

- memperkuat konsolidasi kader,

- serta memperkuat peran GP Ansor dalam isu kebangsaan, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.

Dengan rangkaian yang disusun rapi, Konfercab X diharapkan menjadi bagian dari tradisi demokrasi organisasi yang sehat, penuh musyawarah, serta menjunjung nilai keadaban Nahdlatul Ulama.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.