Petani Jateng Curhat ke Sekda Soal Reforma Agraria dan Konflik Lahan

JATENG.AKURAT.CO, Dalam momen Hari Tani Nasional 2025, perwakilan petani dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno.
Pertemuan ini menjadi wadah bagi para petani untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka, terutama terkait masalah agraria dan pertanian.
Koordinator Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Wilayah Jateng-DI Yogyakarta, Purwanto, berharap Pemprov Jateng yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi dapat melibatkan petani dalam pelaksanaan reforma agraria.
Ia mengungkapkan, masih banyak persoalan lahan yang dihadapi petani, sehingga mereka berharap Gubernur bisa menjadi "penyambung suara" untuk mewujudkan reforma agraria yang adil.
Baca Juga: Cek 5 Alasan Kenapa Harus Beli BYD ATTO 1 di GIIAS Semarang 2025
Para petani juga ingin Pemprov Jateng menyuarakan desakan agar pemerintah pusat dan DPR mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Reforma Agraria serta membentuk Badan Reforma Agraria yang bertanggung jawab langsung kepada presiden.
Selain itu, permasalahan lain yang disampaikan adalah akses pupuk subsidi yang masih sulit, dan konflik antara petani dan satwa liar, seperti monyet ekor panjang di Gunung Merbabu dan Merapi yang merusak tanaman pertanian.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Sekda Sumarno, yang mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, berjanji akan meneruskan keluhan petani kepada pihak terkait seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Perum Perhutani.
Sumarno juga meminta Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jateng untuk langsung mengakomodasi aspirasi tersebut.
Ia berterima kasih atas peran petani yang selama ini menjaga kelestarian alam.
"Nanti masukan-masukannya, tentu saja akan kita laporkan Pak Gubernur Ahmad Luthfi. Insya Allah akan kita tindak lanjuti sesuai dengan kemampuan dan kewenangan kami," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?









