Bikin Heboh! Operasi Imigrasi di Pabrik Hyundai AS, Ternyata Ada WNI yang Terjaring!

JATENG.AKURAT.CO, Sebuah operasi besar-besaran oleh petugas Imigrasi AS di pabrik Hyundai Metaplant di Georgia, Amerika Serikat, baru-baru ini menyita perhatian dunia.
Operasi ini tidak hanya menjaring ratusan orang, tapi juga mengungkap fakta mengejutkan: seorang warga negara Indonesia (WNI) turut menjadi salah satu yang ditahan.
Respon Tak Terduga dari Donald Trump
Mantan Presiden AS Donald Trump memberikan komentarnya pada 7 September 2025 terkait operasi ini.
Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa memproduksi baterai dan chip adalah pekerjaan yang rumit dan tidak semua orang Amerika bisa melakukannya.
Ia bahkan memuji para ahli asing yang sangat terampil, yang menurutnya bisa membantu melatih pekerja lokal agar lebih kompetitif.
Namun, di saat yang sama, Trump menegaskan bahwa undang-undang imigrasi harus tetap ditegakkan terhadap mereka yang tidak memiliki izin tinggal yang sah.
Ia mendukung penuh tindakan U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) dalam menangani individu yang masuk ke AS secara ilegal.
Detail Mengejutkan di Balik Operasi Penangkapan
Dalam operasi berskala besar ini, total 475 orang berhasil ditangkap. Dari jumlah tersebut, salah satunya adalah seorang WNI dengan inisial CHT.
Kementerian Luar Negeri RI telah mengonfirmasi bahwa CHT berada di lokasi untuk kunjungan bisnis, bertemu dengan perwakilan Hyundai.
"CHT memiliki rencana business trip selama 1 bulan di AS dan dilengkapi dengan dokumen paspor, visa dan undangan dari perusahaan," ungkap Judha Nugraha, Direktur Perlindungan WNI Kemlu.
Saat ini, CHT ditahan di Folkston ICE Processing Center di Georgia.
Konsulat Jenderal RI di Houston telah menjalin kontak langsung dengan otoritas imigrasi setempat dan akan memberikan bantuan konsuler.
Namun, hingga saat ini, pihak imigrasi AS belum memberikan detail lebih lanjut mengenai kasus CHT.
Kasus ini menjadi pengingat akan ketatnya peraturan imigrasi di AS, bahkan di tengah-tengah industri yang membutuhkan tenaga ahli asing.
Peristiwa ini juga menunjukkan betapa pentingnya peran perwakilan diplomatik dalam memberikan perlindungan dan bantuan hukum bagi WNI di luar negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 2Apakah Besok Senin 24 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama Maulud Nabi? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 4Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 5Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 6Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 7Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 8Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 9Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 10Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta







