Jateng

Jenazah WNI Korban Kerusuhan di Bangladesh Tiba di Indonesia, Dimakamkan di Semarang

Afri Rismoko | 16 Agustus 2024, 10:20 WIB
Jenazah WNI Korban Kerusuhan di Bangladesh Tiba di Indonesia, Dimakamkan di Semarang

AKURAT.CO, Jenazah seorang warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kerusuhan di Bangladesh telah tiba di Indonesia dan dimakamkan di Semarang, Jawa Tengah, menurut Kementerian Luar Negeri RI.

Korban yang berinisial DU, berusia 50 tahun, tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (14/8) dan diserahkan kepada keluarganya di Semarang oleh Direktorat Pelindungan WNI Kemlu pada Kamis (15/8).

Penanganan jenazah di Bangladesh dilakukan dengan koordinasi antara KBRI Dhaka, kepolisian, dan rumah sakit setempat.

Duta Besar RI untuk Bangladesh, Heru H. Subolo, bersama jajaran staf KBRI Dhaka, turut menggelar shalat jenazah berjamaah sebelum jenazah dipulangkan ke Indonesia.

Baca Juga: PSIS Semarang Siap Hadapi Persis Solo di Derby Jateng, Gilbert Agius Waspadai Trio Penyerang Persis

“Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan,” demikian pernyataan resmi dari Kemlu.

Sebelumnya, DU diketahui berangkat ke Bangladesh pada 1 Agustus untuk kunjungan bisnis dan meninggal dunia pada Senin (5/8) di tengah kerusuhan yang berlangsung di negara tersebut.

DU meninggal dunia karena terjebak di hotel yang ia tempati di Kota Jashore, Bangladesh barat laut, yang terbakar di tengah kerusuhan.

Baca Juga: Kementerian Kesehatan Hentikan Sementara Program Anestesi Undip di RSUP Dr. Kariadi Akibat Dugaan Perundungan Hingga Sebabkan Bunuh Diri

Menurut keterangan Kemlu, DU meninggal akibat menghirup terlalu banyak asap dari kebakaran yang terjadi.

Kabar ini menambah duka bagi keluarga dan kerabat almarhum di Indonesia, serta menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan WNI di luar negeri.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A