Jateng

BIKIN KAGET! Salatiga yang Terkenal Damai Mendadak Mencekam! Ada Apa dengan Demo yang Berakhir Ricuh?

Theo Adi Pratama | 30 Agustus 2025, 07:28 WIB
BIKIN KAGET! Salatiga yang Terkenal Damai Mendadak Mencekam! Ada Apa dengan Demo yang Berakhir Ricuh?

JATENG.AKURAT.CO, Selama ini, Kota Salatiga dikenal sebagai kota yang adem dan damai, bahkan saat ada aksi demo.

Namun, situasi berubah drastis pada malam tanggal 29 Agustus 2025 kemarin.

Sebuah aksi damai yang awalnya berjalan lancar, tiba-tiba berubah menjadi mencekam dan ricuh.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Baca Juga: Demo di Semarang Ricuh, Tiga Mobil dan Kantin Terbakar di Kantor Pemprov Jateng

Berawal dari Aksi Damai Ojol, Berakhir Tegang di Depan Polres

Aksi bermula dengan Aksi Damai & Doa Bersama Ojol yang berjalan tertib.

Namun, setelahnya, datang kelompok massa lain yang berorasi di depan Polres.

Situasi ini memicu ketegangan, dan pihak berwajib pun terpaksa membubarkan massa.

Akibatnya, bentrokan pun tak terhindarkan, membuat suasana malam itu berubah total.

Video yang diunggah oleh akun TikTok @infokabarsalatiga memperlihatkan bagaimana chaos-nya kejadian tersebut.

Teriakan, kerumunan, dan ketegangan antara massa dan aparat kepolisian terekam jelas, membuat warganet yang melihatnya ikut merasa khawatir.

Warganet Ikut Menyesal: "Salatiga Terkenal Damainya Bisa Keras"

Kejadian ini langsung menuai komentar dari warganet. Banyak yang menyayangkan kenapa kota yang dikenal damai seperti Salatiga bisa terjadi kericuhan.

Beberapa komentar yang membanjiri postingan tersebut menunjukkan kekecewaan dan kekhawatiran mereka.

"Salatiga terkenal damainya bisa keras," tulis akun Harris Sudarto darto.

"kenapa demo nya gak rapi tersruktur gitu. jangan buat kericuhan gitu ngeri anjir tkut mancing emosi trus makin parah jadi hal yg gak di inginkan," tulis akun ilmyyy.

"Kota Damai Aksi Damai di susupi provokator sayangnya tidak diantisipasi," tulis akun AS_Seven7.

"kok dadi rusuh to, ngisin2i," tulis akun burgerkukus.

Komentar-komentar tersebut menunjukkan bahwa masyarakat sangat menyayangkan kejadian ini.

Mereka berharap ketenangan yang selama ini menjadi ciri khas Salatiga bisa kembali.

Aksi damai seharusnya tidak ternodai dengan provokasi yang justru menimbulkan kerusuhan dan ketidaknyamanan bagi banyak pihak.

Semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak. Bukankah lebih baik jika aspirasi disampaikan dengan cara yang damai tanpa merugikan siapa pun?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.