Jateng

Bukan Tambang atau Migas! Mentan Sebut Pertanian Jadi Kunci Bikin Indonesia Kaya, Sektor Ini Paling Untung!

Theo Adi Pratama | 15 Agustus 2025, 11:05 WIB
Bukan Tambang atau Migas! Mentan Sebut Pertanian Jadi Kunci Bikin Indonesia Kaya, Sektor Ini Paling Untung!

JATENG.AKURAT.CO, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan pernyataan yang menggebrak: sektor pertanian adalah kunci perubahan besar bagi bangsa Indonesia.

Menurutnya, masa depan ekonomi Indonesia sangat bergantung pada peran aktif generasi muda.

Dalam pertemuan dengan para "Champion Petani Milenial", Mentan Amran tak hanya memberikan motivasi, tetapi juga membagikan filosofi bisnisnya yang tajam. 

"Yang bisa merubah Republik ini adalah sektor pertanian. Indonesia punya keunggulan komparatif di sini," kata Mentan Amran saat audiensi dengan para "Champion Petani Milenial" di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, pada Kamis, 14 Agustus 2025.

"Mau kaya? Kurangi tidur, perbanyak komunikasi, dan bertahan dalam tekanan. Jangan terlalu pikir hasil, nikmati proses. Bangkrut itu guru terbaik," terangnya.

Amran juga menambahkan, kunci keberhasilan ada pada fokus dan mental juang, terkhusus bagi para petani di Indonesia.

"Kalau ada masalah, jangan mundur. Fokuslah untuk jadi yang terbaik di dunia. Mengeluh itu tanda gagal," imbuhnya.

"Janji dan konsistensi itu mahal. Bisnis yang baik tumbuh bersama, manusia hebat bergerak bersama," tambah Amran.

Kinerja Pertanian Indonesia Moncer di 2025

Keyakinan Mentan Amran bukan tanpa alasan. Data Kementerian Pertanian (Kementan) RI menunjukkan, kinerja ekspor-impor pertanian di tahun 2025 menunjukkan tren positif.

Pada bulan Maret 2025, ekspor pertanian Indonesia mencapai 3,68 juta ton dengan nilai fantastis, yaitu Rp65,72 triliun.

Angka ini naik 13,69% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Di sisi lain, impor pertanian justru menurun drastis menjadi hanya 2,50 juta ton senilai Rp31,20 triliun.

Alhasil, neraca perdagangan pertanian kita mencatat surplus sebesar Rp34,30 triliun hanya dalam satu bulan!

Ini 5 Sektor Pertanian yang Menjadi Perhatian!

Laporan Kementan juga merinci sektor-sektor yang menjadi motor utama pertumbuhan ini:

Perkebunan: Menjadi juara ekspor dengan 3,58 juta ton senilai Rp62,29 triliun di bulan Maret 2025. Angka ini naik 14,73% dari tahun lalu.

Tanaman Pangan: Sektor ini masih mengalami defisit perdagangan, dengan impor senilai Rp10,50 triliun. Ini menjadi pengingat bahwa kita masih punya pekerjaan rumah besar.

Hortikultura: Sama seperti tanaman pangan, sektor ini juga mengalami defisit perdagangan senilai Rp3,46 triliun, yang menunjukkan perlunya peningkatan produksi dalam negeri.

Pertanian Olahan: Sektor ini menjadi penyumbang surplus terbesar dengan ekspor mencapai Rp57,80 triliun, jauh melampaui impornya yang hanya Rp16,53 triliun.

Pertanian Segar: Sektor ini juga masih mengalami defisit perdagangan senilai Rp6,93 triliun, menandakan impor produk segar masih tinggi.

Dengan surplus perdagangan yang besar, sektor pertanian jelas memegang peran vital dalam ekonomi Indonesia. Tantangannya kini adalah bagaimana para petani muda bisa terus berinovasi untuk menutupi defisit di sektor-sektor yang masih tertinggal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.