PMII dan Lingkar Gerakan Nusantara Gelar Aksi Besar, Desak Tuntas Kasus Penyelundupan Sisik Trenggiling di Asahan

JATENG.AKURAT.CO, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Asahan bersama Lingkar Gerakan Nusantara (LGN) bersiap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di tiga lokasi strategis: Mabes Polri, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Lingkungan Hidup.
Aksi ini digelar sebagai bentuk desakan agar kasus penyelundupan sisik trenggiling seberat 1,18 ton di Kabupaten Asahan, yang merugikan negara hingga Rp440 miliar, segera dituntaskan.
Kasus ini semakin mencuri perhatian publik karena melibatkan oknum anggota kepolisian dan TNI.
PMII dan LGN menuntut tindakan tegas terhadap semua pihak yang terlibat, termasuk pejabat tinggi di instansi terkait.
Tuntutan PMII dan LGN
Dalam aksi yang rencananya akan digelar pekan depan, PMII dan LGN mengajukan empat tuntutan utama:
1. Kejaksaan Agung Diminta Usut Tuntas Kasus
PMII dan LGN meminta Kejaksaan Agung RI mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan untuk mengusut tuntas kasus penyelundupan sisik trenggiling hingga ke akar-akarnya.
Mereka menegaskan, kasus ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan skandal mafia yang merusak ekosistem dan merugikan negara.
2. Mabes Polri Diminta Pecat Kapolda dan Kapolres Asahan
Organisasi ini juga menuntut Mabes Polri untuk memecat Kapolda dan Kapolres Asahan yang diduga melindungi oknum-oknum terlibat. Mereka menilai ada upaya sistematis untuk menutupi keterlibatan anggota kepolisian dalam kasus ini.
3. Panglima TNI Diminta Bentuk Tim Khusus
PMII dan LGN meminta Panglima TNI memecat oknum anggota TNI yang terlibat dan membentuk tim khusus untuk memeriksa seluruh anggota yang diduga bermain dalam jaringan mafia penyelundupan ini.
4. Kementerian Lingkungan Hidup Diminta Bertindak Tegas
Mereka juga mendesak Kementerian Lingkungan Hidup untuk memecat Dirjen Sumber Daya Alam dan memeriksa BKSDA Sumatera Utara yang diduga lalai dalam menjalankan tugas, sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan dan kerugian negara.
Kasus Penyelundupan Sisik Trenggiling: Skandal Mafia yang Merusak Ekosistem
Kemal Reza Muhammad, Ketua Cabang PMII Kabupaten Asahan, menegaskan bahwa kasus ini akan serius mereka kawal.
"Kasus ini akan serius kami kawal karna ini skandal mafia besar, yang merusak ekosistem dan yang parah nya lagi sisik trengiling ini adalah salah satu bahan baku untuk pembuatan narkotika dan sabu," ungkap Kemal.
Erwin Putra Harahap, Ketua Umum LGN, juga menyampaikan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas.
"Kita akan serius kawal ini dan akan terus melakukan aksi sampai kasus terang benderang, dan menangkap semua oknum yang bermain dalam mafia kasus ini," tegas Erwin.
Lebih lanjut, Erwin mengungkapkan rencana untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI pada Kamis mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 5Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 6Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 7Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 8Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'
- 9Bukan Sekadar Ganti Pelatih, Liverpool Siap Rekrut 5 Pemain Baru di Era Iraola
- 10Newcastle Sikat Brighton, Tottenham, dan Chelsea: Resmi Amankan Kiper Masa Depan Prancis








