Bangga! Mayor Arief Rahman Hakim Wambrauw Raih Penghargaan di DSCSC Bangladesh

AKURAT.CO, Korps TNI patut berbangga, karena tiga perwiranya berhasil menjadi lulusan terbaik di Sesko Defence Services Command and Staff College (DSCSC) Dhaka, Bangladesh.
Bahkan, salah satunya, yakni Mayor Inf Arief Rahman Hakim Wambrauw berhasil meraih penghargaan Coin Of Excellence Studies dari Kepala Angkatan Darat Bangladesh Jenderal Syafiudin Ahmed.
Penghargaan ini diberikan karena Mayor Arief dinilai sebagai siswa mancanegara yang berprestasi dan aktif dalam menjalin kebersamaan dalam berkomunikasi di antara para siswa serta menguasai kosa kata dalam bahasa Bangladesh.
"Setelah lulus dari Defence Service Command and Staff College ( DSCSC) Bangladesh, selain mendapat gelar Master Of Security System (MSS), saya juga mendapatkan penghargaan Coin of Exelent Studen dari Komandan Sekolah DSCSC Mayjen Faizur Rahman atas rekomendasi Kasad Bangladesh Jenderal Syafiudin Ahmed, "' papar Mayor Arief, yang biasa dipanggil ARH usai mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Jumat (1/12/2024).
Baca Juga: Kemenangan Spesial! PSIS Taklukkan Bali United di Kandang
Dalam pendidikan Sesko selama 11 bulan di Dhaka Bangladest tersebut, Mabes TNI mengirim tiga siswa. Dua personel dari Angkatan Darat, yakni Mayor Inf ARH, Mayor Arm Ariando Satria putra, dan dari Angkatan Udara (AU) Mayor Adm Suhendrawan Ika.
Ada kebanggaan pada diri ARH dan dua siswa dari Indonesia, usai menerima penghargaan Coin of Exelent Student yang diserahkan langsung oleh Komandan Sekolah DSCSC Mayjen Faizur Rahman.
Jenderal bintang dua itu mengaku, terkesan dengan prestasi tiga perwira dari Indonesia ini. Sebab, dalam setiap sesi kegiatan selalu semangat dan membawa aura positif bagi siswa yang lain.
Pendidikan DSCSC di Bangladesh diikuti banyak negara. Tercatat ada 26 negara yang mengirimkan wakilnya, jumlahnya ada 57 personel.
Selama mengikuti pendidikan, mereka dikenalkan metode pembelajaran yang baru, mulai dari kedisiplinan, kemiliteran, dan budaya.
"Semua siswa di Sesko sangat mengapresiasi pendidikan yang telah dijalani. Antarsiswa mancanegara seperti keluarga besar, saling mendukung, berdiskusi, dan bertukar pengalaman. Hubungan baik ini diharapkan bisa terus berlanjut, usai para siswa kembali ke negaranya masing-masing,” papar ARH yang mengaku kangen untuk main bola lagi di klubnya New Sphinx Semarang.
Ketika ditanya apa pengalaman mengesankan selama menjalani pendidikan, ARH mengaku, pada awal Agustus lalu dia sempat khawatir, karena situasi Dhaka, Bangladesh rusuh dan terjadi people power, dimana Perdana Menteri Sheikh Hasina mengundurkan diri.
Namun, ternyata kondisi genting tersebut tidak berpengaruh dengan pendidikan di Sesko.
"Selama terjadi konflik, alhamdulillah tidak terlalu berpengaruh. Karena kami berada di kompleks militer dan pihak sekolah menjamin keamanan siswa mancanegara dan keluarganya."
Menyinggung soal sarana prasarana mengingat seluruh keluarganya diboyong, menurut bapak tiga putra yang tergabung dalam Army Family itu mengatakan, tidak ada masalah, semua fasilitas tersedia dengan baik.
"Asrama, sekolah internasional tertata dan tersedia dengan baik. Semua ada di dalam kompleks. Jadi, anak-anak mudah untuk belajar, berinteraksi, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, " ungkap mantan Danramil Semarang Barat dan Pasintel Kodim 0733 Kota Semarang itu.
Saat ini, ARH bersama keluarga masih berada di Jakarta untuk melaporkan kegiatan hasil pendidikannya ke Mabes TNI.
Usai dari Jakarta rencananya ARH dan keluarga akan pulang ke Semarang untuk melaporkan hal yang sama kepada Dandim Semarang dan Pangdam IV Diponegoro.
Mantan Wadanyon Banteng Reiders 400 itu menyatakan sangat bersyukur pendidikan telah selesai dijalaninya dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dengan selamat. Selanjutnya, dia masih menunggu telegram Rahasia (TR) dari Mabes TNI dan Mabesad terkait dengan penempatan tugas selanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?









